Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Ingin Bayi ASI Gemuk, Susui Saja Lebih Lama

Senin 14 Sep 2015 08:00 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Menyusui bayi sedikit lebih lama akan membantu bayi ASI memperoleh asupan lemak yang dibutuhkan.

Menyusui bayi sedikit lebih lama akan membantu bayi ASI memperoleh asupan lemak yang dibutuhkan.

Foto: pixabay

REPUBLIKA.CO.ID, Banyak mitos mengenai ASI yang beredar di masyarakat. Salah satunya menyebutkan bahwa bayi ASI lebih kurus dibanding bayi susu formula.

Walaupun faktanya di lapangan banyak bayi ASI yang ukuran badannya lebih kecil dibanding bayi susu formula, menurut dokter anak dari RS Bunda, dr Melanie Y. Iskandar SpA, hal itu tidaklah benar. Bayi ASI jika diberikan ASI-nya benar dan manajemen ASI-nya baik, berat badan bayi akan naik dengan baik.

Ia menjelaskan ibu-ibu yang baru saja memiliki bayi harus memahami bahwa ASI itu terdiri kolostrum, hindmilk dan foremilk. Selama satu minggu setelah bayi lahir, kolostrumlah yang keluar. Setelah itu, barulah keluar ASI mature, hindmilk dan foremilk.

Saat diisap bayi, ASI yang keluar pertama adalah foremilk. Pada foremilk lebih banyak kandungan laktosa dibanding lemaknya. Karena itu bentuknya lebih encer.

Setelah 10 menit hindmilk akan keluar menyusul foremilk. Dalam hindmilk inilah lebih banyak kandungan lemaknya yang akan membantu menaikkan berat badan.

"Karena itu susui bayi Anda jangan sebentar-sebentar. Jangan hanya 10 menit saja. Karena itu bikin berat badan bayi tidak naik. Habiskan dulu ASI di satu payudara baru pindah ke payudara lain," katanya memaparkan.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA