Senin, 14 Muharram 1440 / 24 September 2018

Senin, 14 Muharram 1440 / 24 September 2018

Cita Rasa Baru dari Potato Head Jakarta

Senin 13 Agustus 2018 12:20 WIB

Rep: Retno Wulandhari/Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari

Roasted Cauliflower dari Potato Head Jakarta.

Roasted Cauliflower dari Potato Head Jakarta.

Foto: Republika/Dwina Agustin
Kembang kol panggang hingga cumi saus Romesco Potato Head begitu menggoda lidah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Restoran Potato Head di Pacific Place Jakarta menampilkan sejumlah menu baru racikan chef Aditya Mustika. Jajaran menu baru tersebut menghadirkan masakan brasserie cuisine dengan sentuhan yang unik.

Bahan baku yang dipilih diperoleh dari produsen lokal yang menghasilkan bahan terbaik. Dari bahan baku tersebut, chef Aditya memasak menu baru seperti Prawn Agnolotti atau pasta udang dan ikan dimasak dalam saus udang yang dimasak dengan rempah. Kemudian Roasted Cauliflower berupa kembang kol panggang dengan saus lemon dan kacang mede yang disajikan dengan couscous, juga Slow Cooked Short Ribs yaitu iga sapi disajikan dengan puree kentang dan saus bordelaise.

Kembang kol di masakan Indonesia biasanya hanya menjadi sayuran pelengkap dalam masakan. Dalam menu Roasted Cauliflower, kembang kol justru diolah sebagai fokus hidangan.

 

Mungkin beberapa sudah ada yang pernah mencoba kembang kol goreng, menu Roasted Cauliflower hampir sama. Bedanya, di menu ini kembang kol dipanggang dan tanpa dibaluri tepung terigu.

Executive Chef Potato Head Brasserie Aditya Muskita membagikan resep membuat Roasted Cauliflower yang mudah dan praktis di rumah. Cukup siapkan bahan-bahan seperti kembang kol, lemon, dan couscous.

Couscous juga dikenal dengan sebutan Maftoul di Yordania, Lebanon, Israel dan Palestina. Biasanya menjadi makanan utama karena terbuat dari beras dengan rasa yang tidak begitu dominan.

"Kembang kol ini dipanggang saja, agar membuat luar lembut dan dalamnya juicy," kata Chef Aditya.

Panggang kembang kol sekitar 30 menit, kemudian angkat dan tiriskan. Siapkan couscous yang sudah dimasak, kemudian diberikan perasan lemon, masukan kembang kol panggang tadi, kemudian aduk rata.

Untuk menambah pelengkap, bisa diberikan daun bayam segar dan kismis. Dengan tambahan tersebut memberikan kesegaran rasa pahit dan asam yang ada pada kembang kol dan lemon.

photo

Cumi panggang dengan saus Romesco dari Potato Head Jakarta.

Menu lain yang dibagi resepnya adalah hidangan cumi dengan saus dari Spanyol atau Romesco Spanyol. Romesco merupakan saus khas dari Spanyol yang terbuat dari paprika dan kacang. Biasanya, digunakan untuk melengkapi hidangan dari olahan makanan laut.

Sous Chef Potato Head Jakarta Jumhadi mengatakan salah satu menu makanan yang bisa menggunakan Romesco merupakan cumi. Masakan ini cukup mudah dibuat dengan bahan-bahan yang tidak sulit ditemukan.

Cukup sediakan cumi yang sudah dibersihkan dan dipanggang hanya beberapa detik saja untuk mempertahankan kelembutannya. Sebab semakin lama dimasak, maka teksturnya justru akan semakin alot ketika dimakan.

Untuk membuat Romesco, cukup sediakan kacang dan paprika merah. Biasanya almond menjadi pilihan yang banyak digunakan, namun kalau sulit ditemukan kacang mede bisa jadi pilihan.

Haluskan kacang dan paprika dengan blender. Setelahnya masak beberap menit hingga harum.

Ketika semua bahan telah siap, siapkan wajan dengan dibubuhkan minyak zaitun, kemudian masukan cincangan bayam di atasnya. Setelah itu, masukan cumi panggang, aduk sebentar dengan diberikan lada, garam, dan sedikit gula, kemudian angkat.

"Berikan sedikit lemon saja di cuminya, ini untuk menguatkan rasa dan sedikit menghilangkan bau amisnya," ujar Chef Jumhadi.

photo

Ikan baramundi dengan saus jamur kreasi Potato Head Jakarta.

Menu baru ketiga di Potato Head adalah olahan tiga jamur dengan ikan barramundi. Ikan barramundi atau lebih dikenal dengan kakap putih memiliki tekstur daging yang lembut dan manis. Olahannya sangat cocok disajikan tanpa bumbu yang terlalu banyak.

Jumhadi mengatakan, olahan Barramundi yang cocok cukup dengan dipanggang saja. Masukan dalam oven, tunggu tiga sampai empat menit, daging akan matang dengan tetap memiliki tekstur empuk dan berasa sedikit manis. "Kalau kelamaan bisa membuat ikannya kering dan tidak ada juice-nya," kata Chef Jumhadi.

Agar tidak merusak rasa ikan yang sudah nikmat, Chef Jumhadi menyarankan, untuk memasaknya tanpa bumbu yang terlalu banyak. Salah satu yang direkomendasikan dengan memasak menggunakan bumbu mentega dengan campuran jamur.

Jamur yang digunakan terdiri dari tiga macam, shitake, champignon atau kancing, dan oyster atau tiram. Ketiga jenis jamur itu dipotong bentuk dadu kecil-kecil.

Untuk memasaknya, cukup panaskan minyak zaitun dan mentega. Masukkan cacahan bawang putih, tumis hingga harum. Kemudian, masukan ketiga jenis jamur tersebut.

Tambahkan asparagus dan peterseli untuk warna yang segar dan pilihan sayuran. Jangan lupa beri lada, garam, dan tomat ceri untuk menguatkan rasa. Kalau ingin sedikit pedas, bisa tambahkan cabai secukupnya.

"Pakai lada putih ya, karena rasanya tidak terlalu pekat kaya lada hitam, ini bagus buat seafood," ujar Chef Jumhadi.

Setelah matang, taruh bumbu tersebut di piring saji, letakkan ikan barramundi di atasnya. Berikan perasan air lemon sebagai sentuhan akhirnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES