Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Mencicipi Menu Khas Raja Ampat

Selasa 17 July 2018 05:07 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Esthi Maharani

sabrah aubiah, makanan khas Raja Ampat, Papua

sabrah aubiah, makanan khas Raja Ampat, Papua

Foto: Arie Lukihardianti / Republika
Sabrah aubiah menjadi menu andalan yang kerap direkomendasikan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kota Bandung, sepertinya memang layak disebut surganya tempat nongkrong. Karena, kafe unik terus bermunculan dengan tempat cozy yang memanjakan lidah sekaligus menyajikan konsep pemandangan yang indah untuk  berfoto.

Salah satu kafe teranyar dan sedang ngehits di Kota Bandung adalah Cafe Nara Park Bandung yang berlokasi di Rancabentang.  Tempat ini menjadi tempat nongkrong paling pas bagi generasi instagram dan media sosial (Medsos). Kafe ini mengusung konsep one stop leisure destination dengan tujuh kafe dan restoran di dalam satu kawasan.

Nara Park, ternyata tak hanya menyajikan konsep tempat nongkrong yang unik. Karena, di salah satu restonya menyajikan makanan unik yang jarang disajikan di restoran di Bandung. Menu tersebut, berasal dari Raja Ampat-Papu.

Restoran yang menyajikan menu khas Raja Ampat ini, tepatnya di Pamor Restoran Nara Park Bandung. Nama menu tersebut adalah sabrah aubiah. Ini, menjadi menu andalan yang kerap direkomendasikan kepada para pengunjung. Di Raja Ampat, sabrah aubiah kerap hadir di saat pesta atau ritual yang dihadiri banyak orang. Ikan yang disajikan pun biasanya berukuran besar dan menjadi pelengkap papeda.

Executive Chef Pamor Restoran Sunar Setiawan mengatakan untuk menyesuaikan dengan selera orang Bandung pada umumnya sabrah aubiah khas Pamor menggunakan ikan nila merah berukuran 450 gram. Bahkan ia juga menggantikan olahan papeda dengan seporsi nasi hangat. Sabrah aubiah khas Pamor, kata dia, memiliki rasa yang autentik karena bumbu dan cara pengolahan mengikuti resep aslinya di Raja Ampat.

"Bedanya kita menggunakan ikan kecil karena menunya dibuat untuk personal," ujar Sunar.

Chef Sunar menjelaskan, sabrah aubiah diolah dengan bumbu rempah khas Indonesia seperti cabai rawit, kunyit, bawang merah dsn bawang putih. Untuk menghasilkan citarasa terbaik ikan harus diolah dengan metode slow cook dengan api kecil. Agar bumbu menyerap proses memasak harus menggunakan api kecil selama 3 jam atau sampai bumbu menyerap sempurna.

"Saat disajikan ikan dibubuhi belimbing wuluh agar rasa asam dan pedasnya keluar," katanya seraya mengatakan Sabrah aubiah khas Raja Ampat bisa dijumpai sebagai main course  di Pamor Restoran. Menu ini harganya dipatok Rp85.0000 per porsi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES