Senin, 15 Safar 1441 / 14 Oktober 2019

Senin, 15 Safar 1441 / 14 Oktober 2019

Yuk, Ketahui Kandungan Kafein dalam Minuman Anda

Ahad 24 Jan 2016 07:05 WIB

Rep: C34/ Red: Indira Rezkisari

Minuman soda mengandung kafein.

Minuman soda mengandung kafein.

Foto: .

REPUBLIKA.CO.ID, Tanpa sadar, mayoritas orang mengonsumsi kafein sebagai bagian dari rutinitas hariannya. Tapi apakah Anda tahu berapa banyak kandungan kafein dari minuman favorit Anda?

Kopi, teh, soda, minuman jeruk kalengan, hingga cokelat, memiliki jumlah kafein berbeda. Anda perlu mengetahui kisaran kandungannya agar bisa membatasi konsumsi zat tersebut.

Pasalnya, terlalu banyak pasokan kafein dalam tubuh tak baik untuk kesehatan. Kafein berlebihan dikaitkan dengan gangguan sakit kepala, gelisah, dan kecemasan berlebih.

Jika total kafein yang Anda konsumsi lebih dari 500 miligram per hari, coba pertimbangkan untuk menguranginya. American Academy of Pediatrics secara khusus juga tidak menganjurkan remaja minum minuman berkafein secara teratur dan membatasinya hingga 100 miligram per hari.

Menurut data yang dihimpun US Food and Drug Administration, secangkir kopi espresso mengandung kafein sebanyak 100 mg. Sementara kopi yang dibuat dengan metode brewing berkisar antara 80-135 mg dan kopi drip 115-175 mg.

(baca: 3 Cara Buat Kopi Terasa Lebih Nikmat)

Sebenarnya, kandungan kafein dari minuman kopi yang sama di kedai kopi yang sama dapat bervariasi. Hal itu disebabkan berbagai faktor, seperti saat memanggang, menggiling, bahkan waktu seduhnya.

Setiap cangkir kopi instan, disebut mengandung kafein sebanyak 65-100 mg. Sementara, kopi kaleng mengandung kafein sebanyak 85 mg.

Secangkir cokelat panas, mengandung kafein sebanyak 14 mg, sedangkan dark chocolate berkafein 20 mg per satu ons. Minuman teh yang kerap Anda konsumsi, kafeinnya berkisar antara 15-60 mg per cangkir.

Minuman bersoda Pepsi One mengandung 55,5 mg kafein per kaleng (12 ons). Minuman energi Red Bull mengandung 80 mg kafein (8,2 ons), sementara Sunkist jeruk mengandung 41 mg kafein, dikutip dari laman Mayo Clinic, Ahad (24/1).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA