Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Harga Daging di Sukabumi Turun Setelah Lebaran

Kamis 13 Jun 2019 15:55 WIB

Rep: Riga Iman/ Red: Indira Rezkisari

Warga membeli daging sapi yang dijajakan pedagang.

Warga membeli daging sapi yang dijajakan pedagang.

Foto: Antara/Irwansyah Putra
Terpenuhinya pasokan daging buat harga kembali stabil.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Harga komoditas daging sapi dan ayam di pasar tradisional Kabupaten Sukabumi dilaporkan mulai mengalami penurunan pada sepekan setelah Lebaran. Penurunan harga ini didasarkan data dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi pada pekan kedua Juni 2019.

Pantauan harga ini dilakukan di delapan pasar tradisional Sukabumi yakni Pasar Cibadak, Cisaat, Parungkuda, Cicurug, Palabuhanratu, Sukaraja, Surade, dan Sagaranten.‘’ Harga komoditas daging sapi dan ayam turun harganya ujar Kepala DPKUM Kabupaten Sukabumi Ardiana Trisnawiana, Kamis (13/6).

Harga daging sapi rata-rata turun dari Rp 131.875 per kilogram menjadi Rp 116.875 per kilogram. Contohnya di Pasar Cisaat dari Rp 140 ribu per kilogram menjadi Rp 120 ribu per kilogram.

Selanjutnya di Pasar Cibadak harga daging sapi turun dari Rp 130 ribu per kilogram menjadi Rp 110 ribu per kilogram. Berikutnya di Pasar Parungkuda dari Rp 120 ribu per kilogram menjadi Rp 110 ribu per kilogram dan Pasar Cicurug dari Rp 120 ribu per kilogram menjadi Rp 105 ribu per kilogram

Selain itu harga daging ayam rata-rata turun dari Rp 38.313 per kilogram menjadi Rp 34.375 per kilogram. Ardiana menerangkan, di Pasar Cisaat harganya turun dari Rp 40 ribu menjai Rp 36 ribu per kilogram dan Pasar Cibadak dari Rp 40 ribu per kilogram menjadi Rp 36 ribu per kilogram.

Di Pasar Parungkuda harganya turun dari Rp 38 ribu per kilogram menjadi Rp 36 ribu per kilogram dan Pasar Cicurug dari Rp 40 ribu menjadi Rp 36 ribu per kilogram. Kondisi ini disebabkan mulai normalnya permintaan selepas Lebaran dan tersedianya pasokan daging sapi dan ayam di pasaran.

Hingga kini ungkap Ardiana, petugas di lapangan masih memantau ketersediaan stok dan pergerakan harga daging setelah momen Lebaran. Harapanya pasokan daging ke pasaran lancar agar harga barang dapat terkendali.



Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA