Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Membandingkan Diri di Facebook Bisa Tingkatkan Kesehatan

Rabu 15 May 2019 15:05 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Indira Rezkisari

Facebook

Facebook

Foto: EPA
Membandingkan diri dengan teman di Facebook picu kesadaran hidup lebih sehat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekelompok peneliti melihat lebih dekat dampak aktivitas jejaring sosial terhadap kesehatan psikologis dan fisik. Studi ini diterbitkan dalam Jurnal Heliyon di mana peneliti melihat bagaimana pengguna Facebook menafsirkan informasi yang mereka peroleh dan bagaimana informasi ini berkorelasi terhadap persepsi mereka yang memengaruhi gejala fisik.

Kepala peneliti dari Fakultas Psikologi Universitas Surrey Inggris, Bridget Dibb mengatakan semakin banyak seseorang menghabiskan waktu di Facebook, semakin mudah Facebook mengubah perasaan dan persepsi seseorang terhadap diri sendiri.

"Mereka yang merasa Facebook bagian penting dari kehidupan mereka mengalami lebih banyak gejala positif terkait kesehatan fisik dan psikologis," kata Dibb, dilansir dari Science Daily, Rabu (15/5).

Banyak pengguna Facebook membandingkan dirinya dengan pengguna lain di lingkar pertemanannya. Perbandingan diri di media sosial semakin meningkat seiring dengan seringnya orang-orang mengunggah foto-foto diri yang paling menarik dan menuliskan kabar-kabar baik tentang mereka.

Dibb melibatkan 165 peserta yang merupakan pengguna Facebook berusia rata-rata 31,4 tahun atau berkisar 18-70 tahun. Dua per tiga dari peserta adalah perempuan. Sebagian besar peserta berasal dari etnis Eropa. Sisanya dari Asia (5,5 persen), Afrika (9,7 persen), dan ras campuran (3,6 persen). Lebih dari separuh peserta memiliki setidaknya 400 teman di Facebook.

Peserta diminta mengisi kuisioner daring untuk mengukur seberapa jauh menggunakan Facebook, perbandingan sosial di Facebook, harga diri, depresi, kecemasan, tingkat kepuasan hidup, dan kesehatan fisik. Hasilnya membandingkan diri dengan teman-teman di Facebook meningkatkan kesadaran seseorang akan kesehatan fisik. Ini adalah bentuk hubungan positif yang signifikan memengaruhi fisik seseorang.

Dibb menjelaskan penelitian masih belum menjawab pertanyaan apakah perbandingan diri di media sosial memicu gejala fisik negatif. Peneliti ke depannya akan lebih banyak belajar tentang efek positif dan negatif penggunaan media sosial dan dampaknya ke kesehatan fisik.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA