Kamis, 15 Zulqaidah 1440 / 18 Juli 2019

Kamis, 15 Zulqaidah 1440 / 18 Juli 2019

Beri Kacang Sejak Dini Bantu Bayi Hindari Alergi

Kamis 18 Apr 2019 11:21 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Ani Nursalikah

Kacang merupakan salah satu makanan penyebab alergi. Gejala alergi makanan disebabkan oleh respons sistem kekebalan tubuh, sedangkan gejala intoleransi atau sensitivitas tidak.

Kacang merupakan salah satu makanan penyebab alergi. Gejala alergi makanan disebabkan oleh respons sistem kekebalan tubuh, sedangkan gejala intoleransi atau sensitivitas tidak.

Foto: Pixabay
Menurut pedoman AAP, anak bisa diperkenalkan makanan alergen umum di usia 4-6 bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memperkenalkan kacang lebih awal dapat membantu beberapa bayi menghindari alergi. Temuan ini dikemukakan oleh dari American Academy of Pediatrics (AAP)

Baca Juga

Pedoman yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics ini memperbarui dan mengganti laporan AAP 2008 tentang pencegahan penyakit atopik, seperti asma, kondisi kulit, dan alergi makanan pada anak-anak. Laporan baru AAP mengatakan, ada lebih banyak bukti yang menunjukkan, dengan sengaja memperkenalkan beberapa makanan kepada anak-anak di awal kehidupan dapat membantu mencegah mereka mengembangkan alergi makanan.

Selama bertahun-tahun, dokter berpikir menunda usia di mana anak-anak pertama kali diberi makan alergen umum seperti kacang, telur, dan susu dapat membantu mereka menghindari alergi di kemudian hari. Namun, pada 2008, pedoman AAP memberi tahu orang tua tidak ada alasan menunda memperkenalkan makanan ini di atas usia empat hingga enam bulan.

Pedoman baru menganjurkan untuk memperkenalkan kacang bahkan lebih awal. Sejak 2008, berbagai penelitian telah menunjukkan anak-anak yang berisiko tinggi terkena alergi kacang tanah harus diberikan makanan yang mengandung kacang sejak empat hingga enam bulan dengan pengawasan medis yang sesuai.

Melakukan hal itu telah terbukti mengurangi kemungkinan mengembangkan alergi di kemudian hari. Menurut penelitian terbaru, anak-anak dengan risiko sedang harus diberi kacang sekitar usia enam bulan, sementara mereka yang berisiko rendah bisa memakannya kapan saja sesuai usia dan kebiasaan.

Tidak ada bukti yang menunjukkan alergi dapat dicegah dengan menunda usia di mana anak-anak pertama kali makan makanan alergi umum lainnya, seperti telur dan ikan. Pedoman tersebut tidak menentukan secara pasti kapan bayi harus makan makanan ini, namun, tidak ada bukti perkenalan mereka harus ditunda secara sengaja di atas usia empat hingga enam bulan.

Meskipun tidak ada bukti kuat menyusui dapat mencegah atau menunda alergi makanan, praktik ini dapat membantu mencegah jenis penyakit atopik lainnya. Pedoman baru ini menyatakan, bayi yang disusui secara eksklusif untuk tiga sampai empat bulan pertama kehidupannya lebih kecil kemungkinannya terkena eksim pada masa kanak-kanak, dan mereka yang disusui di atas empat bulan mungkin lebih kecil untuk mengalami asma pada masa kanak-kanak, bahkan jika mereka tidak disusui secara eksklusif.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA