Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Diet Okinawa Bisa Membantu Anda Capai Usia 100 Tahun

Selasa 05 Mar 2019 05:15 WIB

Rep: MGROL121/ Red: Ani Nursalikah

Ubi jalar.

Ubi jalar.

Foto: Flickr
Diet okinawa pada dasarnya menjadikan ubi sebagai makanan pokok.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Diet biasanya dilakukan dengan mengurangi jumlah karbohidrat yang dikonsumsi. Sekarang ada pola diet baru yang mengubah tren di atas, bahkan diet ini bisa membuat panjang umur.

Penduduk di wilayah Okinawa, kumpulan beberapa pulau di selatan Jepang, menjadi salah satu wilayah yang warganya hidup lebih dari 100 tahun paling tinggi di dunia. Dilansir di Daily Mail, beberapa tahun belakangan, penduduk Okinawa yang menyentuh usia 90 tahun menurun drastis.

Penelitian medis mengatakan, hal ini terjadi karena adanya perubahan dalam pola diet dan konsumsi makanan olahan yang berlebihan. Diet okinawa pada dasarnya menjadikan ubi sebagai makanan pokok serta konsumsi sayuran kuning dan hijau dalam jumlah yang tinggi.

Baca Juga

Sementara protein dikonsumsi dalam jumlah minimun, biasanya adalah kedelai dan ikan. Kacang-kacangan juga dimakan dalam jumlah sedikit. Kelebihan diet ini telah disorot oleh Okinawa Centenarian Study (OCS).

Studi mengatakan diet ini adalah diet rendah karbohidrat olahan dan tinggi serat. Pengaturan pola makan ini dipahami sebagai anti-inflamasi dan karenanya membantu mencegah penyakit yang berkaitan dengan usia, termasuk beberapa kanker, penyakit jantung, dan alzheimer.

photo

Di Okinawa Jepang, konsep ikigai dipraktikkan agar manusia hidup lebih bahagia sejak bangun pagi.

Hal ini juga dianggap anti-inflamasi karena rendah lemak tapi memiliki asam lemak omega-3 yang tinggi. Meskipun asam lemak banyak terkandung di dalam ikan, tetapi kandungan itu juga terdapat di kedelai yang juga dikonsumsi untuk diet Okinawa.

Karena diet ini rendah karbohidrat olahan, maka akan mengurangi risiko kadar gula meninggi di dalam tubuh. Diet ini juga mengharuskan mengonsumsi banyak sayuran hijau dan kuning yang mengandung banyak vitamin C, E, dan A.

Makanan padat nutrisi dan memiliki senyawa kimia alami juga mengandung antioksidan yang penting untuk kekebalan tubuh terhadap radikal bebas. Diet Okinawa menghilangkan stigma bagi mereka yang yakin sehat hanya bisa didapat dengan menghilangkan karbohidrat.

Ahli diet Australia, Geraldine Georgeou mengatakan, ia mendukung manfaat mengonsumsi karbohidrat dengan jumlah yang tepat sebagai bagian dari makan seimbang. "Cara diet Okinawa tampaknya menunjukkan berbagai makanan dan karbohidrat perlu dikonsumsi untuk sehari-hari yang bertentangan dengan tren diet yang kita lihat di media," katanya.

Dia juga menambahkan mengonsumsi karbohidrat, seperti ubi, memberikan gula darah yang rendah tapi kaya vitamin A. "Kebanyakan orang melupakan peran makan seimbang dan peran makanan dalam diet," kata Geraldine

Karbohidrat menyediakan energi, serat, dan juga membantu menyediakan antioksidan dan menjaga mikrobioma (mikroorganisme dari bakteri yang memiliki fungsi penting untuk kesehatan dan kesejahteraan) usus kita.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA