Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Studi: Habiskan Waktu di Ruang Terbuka Hijau Menyehatkan

Ahad 03 Mar 2019 20:41 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Agung Sasongko

Ruang Terbuka Hijau. Suasana ruang terbuka hijau (RTH) dengan latar belakang gedung bertingkat di Jakarta, Rabu (27/2).

Ruang Terbuka Hijau. Suasana ruang terbuka hijau (RTH) dengan latar belakang gedung bertingkat di Jakarta, Rabu (27/2).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Ruang terbuka hijau memberikan suasana yang dapat mencegah stres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menghabiskan waktu di luar rumah, terutama di ruang terbuka hijau, adalah salah satu cara tercepat untuk meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan. Demikian kesimpulan studi yang diterbitkan International Journal of Environmental Health Research.

Dijelaskan studi tersebut,  ruang terbuka hijau mengurangi stres, tekanan darah, dan detak jantung, sambil mendorong aktivitas fisik dan meningkatkan suasana hati, dan kesehatan mental. Hasil ini menguatkan beberapa penelitian  yang mengaitkan ruang terbuka hijau dengan risiko lebih rendah untuk mengalami gangguan kejiwaan.

Semua temuan mendorong dokter untuk semakin menganggap serius dan merekomendasikan hal itu kepada pasien "Menghabiskan hanya 20 menit di taman, bahkan ketika tidak berolahraga, cukup untuk meningkatkan kesejahteraan," demikian kata studi tersebut.

Hal yang menarik, dari studi yang dilakukan, aktivitas fisik tidak diperlukan untuk meningkatkan rasa damai. Meskipun banyak penelitian menunjukkan olahraga sangat bagus untuk kesehatan mental, terutama ketika itu dilakukan di luar. Bagi mayoritas peserta dalam penelitian itu, hanya berada di ruang hijau tampaknya cukup untuk memicu perubahan.

“Beberapa orang mungkin pergi ke taman dan hanya menikmati alam. Bukannya mereka harus teliti dalam hal latihan. Anda rileks dan mengurangi stres, dan kemudian Anda merasa lebih bahagia," kata rekan penulis studi dan direktur penelitian di departemen terapi okupasi di University of Alabama di Birmingham Hon Yuen, dikutip dari Time, Ahad (3/3).

Komunitas medis juga semakin melihat ruang hijau sebagai tempat bagi pasien untuk mendapatkan manfaat kesehatan fisik dan mental. Beberapa dokter, seperti dokter anak di Washington, D.C. Dr. Robert Zarr, bahkan menulis resep untuk itu.

Bentuk "resep alam" ini terapi yang hanya dapat ditebus di luar ruangan, di udara segar taman lokal. Dokter menyarankan pasien untuk menghabiskan satu jam setiap minggu untuk berkegiatan, contohnya bermain tenis atau untuk menjelajahi semua lapangan sepak bola di dekat rumah.

"Ada perubahan paradigma dalam cara kita berpikir tentang taman, tidak hanya sebagai tempat untuk menciptakan kembali, namun, secara harfiah sebagai resep, tempat untuk meningkatkan kesehatan Anda," kata Zarr.

Pada tahun 2017, Zarr mendirikan Park Rx America untuk memudahkan para profesional kesehatan untuk menulis resep alam untuk orang-orang dari segala usia. Resep ini sangat disarankan terutama bagi yang mengalami obesitas, masalah kesehatan mental, atau kondisi kronis seperti hipertensi dan diabetes tipe 2.

Dengan menulis resep alam di samping resep farmasi, dokter mendorong pasien untuk keluar dan memanfaatkan apa yang banyak orang pandang sebagai obat gratis. "Ini adalah sesuatu untuk dinanti-nantikan dan untuk mencoba merasa sukses," kata Zarr.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA