Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Temukan 3 Hal Positif Ketika Anda Merasa Stres

Sabtu 21 Dec 2019 13:31 WIB

Rep: Mgrol127/ Red: Didi Purwadi

Ilustrasi Stress Bekerja

Ilustrasi Stress Bekerja

Foto: Mgrol101
Eustress, stres yang dapat melindungi kerusakan oksidatif terkait masalah penuaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Stres sering dianggap sebagai kondisi negatif pada diri seseorang. Misalnya kerjaan menumpuk, masalah keluarga, atau karena jadwal sibuk yang membuat Anda kurus dan kehabisan tenaga. Kathleen Gunthert, profesor psikologi di American University, menyebut stres terjadi ketika seseorang merasakan ketidakseimbangan antara tantangan yang dihadapi dan kemampuan yang mereka miliki.

Sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam Psychoneuroendocrinology menemukan, sebenarnya stres bisa menjadi baik/positif untuk tubuh Anda. Stres yang dapat dikendalikan ini disebut dengan eustress, yang dapat melindungi kerusakan oksidatif terkait masalah penuaan dan penyakit tertentu.

Seperti dikutip dari Time, berikut beberapa keuntungan tak terduga dari stres.

1. Stres Meningkatkan Motivasi
"Tingkat stres-sedang dapat meningkatkan motivasi kita," kata Gunthert. Misalnya, tekanan akibat tenggat waktu kerja akan membuat seseorang menjadi lebih fokus karena sebelumnya telah kehabisan waktu. Di saat itulah motivasi akan muncul dan membuat diri untuk tidak kehabisan waktu lagi di masa mendatang.

‘’Kita semua pasti pernah mengalami pemikiran yang ‘oh ya, saya harus selesaikan ini dan itu’, tetapi tidak menemukan motivasi untuk menyelesaikan itu semua,” jelas Gunthert. Padahal, secara tidak langsung, kondisi tersebut mampu menampar pikiran untuk tertekan dan tidak mau mengulanginya lagi.

2. Stres Membangun Kepercayaan Diri
Peter Vitaliano, profesor psikiatri dan ilmu perilaku di School of Medicine di University of Washington mengatakan, stres yang luar biasa akan memaksa seseorang untuk menyelesaikan masalahnya. Saat itulah seseorang akan membangun kepercayaan dan keterampilan diri di masa mendatang.

Sementara Allison Berwald, seorang pekerja sosial klinis berlisensi di New York City mengatakan, stres yang berlebihan juga akan membuat ketakutan atau tantangan yang memacu Anda untuk mengatasinya. Pengalaman itulah yang akan membuat Anda lebih siap di masa depan karena Anda telah mengalami hal tersebut sebelumnya.

3. Stres Meningkatkan Ikatan
Salah satu manfaat paling mengejutkan dari stres adalah dapat membantu membangun hubungan interpersonal, yang merupakan kunci kesehatan secara keseluruhan. Dengan adanya stres, seseorang mungkin akan mencari orang lain untuk berbagi keluh kesahnya.

‘’Koneksi sosial adalah salah satu faktor paling protektif terhadap masalah kesehatan fisik dan mental,’’ kata Gunthert. Ketika orang merasa dicintai dan dipahami oleh orang lain, mereka merasa tak sendirian dan terisolasi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA