Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Benarkah Kopi Hijau Ampuh Bantu Turunkan Berat Badan?

Jumat 06 Dec 2019 03:00 WIB

Rep: MGROL 125/ Red: Reiny Dwinanda

Kopi hijau semakin populer sebagai suplemen penurun berat badan.

Kopi hijau semakin populer sebagai suplemen penurun berat badan.

Foto: Pixabay
Kopi hijau semakin populer sebagai suplemen penurun berat badan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Belakangan, ekstrak kopi hijau semakin dilirik oleh pecinta kebugaran. Dokter selebritas Amerika Serikat sekaligus pembawa acara talk show Dr Oz bahkan mempromosikannya sebagai salah satu suplemen penurun berat badan.

Baca Juga

Dilansir Time Now News, ekstrak kopi biji kopi semakin paling populer di pasaran. Pada dasarnya, green bean hanyalah biji kopi mentah alias belum dipanggang.

Green bean memang mengandung kadar asam klorogenat yang lebih tinggi daripada biji kopi panggang biasa. Selain dapat membantu menurunkan berat badan, zat dalam asam klorogenat juga dapat memberikan manfaat kesehatan.

Asam klorogenik, yang merupakan bahan utama dalam kopi biji hijau, diperkirakan dapat memengaruhi metabolisme dan mengatur gula darah. Berdasarkan studi yang dilakukan pada hewan, seperti tikus, menunjukkan bahwa senyawa tersebut dapat membantu mengurangi berat badan.

Selain itu, asam klorogenik juga dapat mengurangi lemak yang diserap dari makanan. Senyawa tersebut juga dapat membantu mengurangi lemak yang tersimpan di hati dan meningkatkan fungsi adiponektin yang merupakan hormon pembakar lemak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan metabolisme hingga tiga hingga 11 persen. Sementara itu, beberapa uji coba terkontrol yang dilakukan pada manusia menunjukkan bahwa ekstrak kopi biji hijau dapat membantu menurunkan berat badan.

Sebagai contoh, satu uji coba terkontrol secara acak melibatkan 30 orang yang memiliki kelebihan berat badan menemukan bahwa mereka yang minum kopi instan dari ekstrak green bean kehilangan sekitar 5,4 kg berat badan, sementara mereka yang minum kopi instan bobotnya hanya turun 1,7 kg.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan karena sebagian besar penelitian pada manusia, dengan meneliti efektivitas kopi biji hijau untuk menurunkan berat badan, tetap tidak meyakinkan. Selain itu, green bean bisa jadi memiliki manfaat kesehatan lainnya, yaitu dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

Faktanya, tidak ada bukti ilmiah untuk menentukan kisaran dosis yang tepat untuk kopi hijau, baik pada anak-anak dan orang dewasa. Yang terbaik tetaplah mengikuti instruksi pada label produk atau berkonsultasi dengan dokter maupun penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakannya. Satu porsi kopi hijau sekitar 30 menit sebelum makan menjadi rekomendasi umum yang diberikan.

Ekstrak kopi biji hijau mungkin aman bila digunakan dengan tepat hingga dosis 480 mg setiap hari sekitar 12 pekan, sesuai dengan rekomendasi WebMD. Namun, karena biji kopi ini mengandung kafein, minuman dapat menyebabkan banyak efek samping ketika dikonsumsi dalam dosis besar.

Efek tersebut dapat berupa kecemasan, detak jantung yang cepat, dan gelisah. Oleh karena itu, orang yang sensitif terhadap kafein harus menggunakannya dengan hati-hati. Selain itu, wanita hamil, menyusui, dan anak-anak disarankan untuk menghindari kopi hijau karena mungkin tidak aman untuk mereka.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA