Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Benarkah Kurma Menyehatkan? Kenali Dulu Faktanya (1)

Selasa 07 May 2019 13:11 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Christiyaningsih

Kurma.

Kurma.

Foto: Max Pixel
Kurma kaya akan nutrisi dan dianggap camilan yang menyehatkan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kurma dikenal sebagai buah yang kaya akan nutirisi. Karena itu, kurma kerap dianggap dapat menjadi camilan yang menyehatkan. Namun di sisi lain kurma juga mengandung gula alami yang cukup tinggi. Apakah kurma benar menyehatkan?

Medical News Today mengungkap empat fakta menarik seputar kurma yang dapat memberi pandangan mengenai baik atau buruknya mengonsumsi kurma. Berikut ini adalah keempat fakta tersebut.

1. Informasi Gizi

Jenis kurma yang paling banyak ditemukan di pasaran adalah kurma Deglet Noor. Satu butir kurma Deglet Noor berukuran biasa diketahui mengandung 20 kalori, 0,03 gram karbohidrat, 0,6 graM serat, 4,5 gram gula, 0,17 gram protein, 0,012 miligram vitamin B6, 0,07 miligram zat besi, 3 miligram magnesium, dan 47 miligram potassium.

Jenis kurma lain yang juga umum ditemukan di pasaran adalah kurma Medjool. Kurma Medjool memiliki kandungan gizi yang mirip dengan kurma Deglet Noor dan sering kali memiliki ukuran yang lebih besar.

2. Manfaat konsumsi kurma

Kurma juga diketahui kaya akan sentawa antioksidan bernama polifenol. Polifenol dapat melindungi tubuh dari inflamasi. Kurma diketahui mengandung lebih banyak polifenol dibandingkan buah atau sayuran lain.

Kurma juga dapat menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan kebanyakan makanan-makanan manis lain yang tak menyehatkan. Konsumsi kurma tak hanya dapat memuaskan keinginan untuk menyantap makanan manis, tetapi juga memberi asupan zat gizi esensial seperti vitamin B6 dan zat besi.

Kurma juga dapat memberi rasa kenyang yang lebih lama karena kurma mengandung serat cukup tinggi. Seperempat cangkir kurma dapat memenuhi 12 persen kebutuhan serat harian.

Buah kurma juga dapat membantu pembentukan otot dan protein di dalam tubuh. Alasannya, kurma memiliki kandungan kalium yang tinggi. Kalium juga merupakan elektrolit yang dibutuhkan tubuh untuk menunjang kesehatan jantung.

Tak hanya itu, kurma juga bermanfaat sebagai pengganti gula maupun bahan-bahan pemanis lain dalam resep kue seperti chip cokelat dan permen. Penggunaan kurma memungkinkan pembuat kue untuk membuat kue mereka dengan gula alami dari kurma dibandingkan gula pasir buatan.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA