Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Nutrisi Cukup, Anak Punya Tameng untuk Eksplorasi Luar Ruang

Selasa 09 Apr 2019 10:15 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Reiny Dwinanda

  Sejumlah anak bermain patung pasir di taman interaktif di bantaran Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (25/3).

Sejumlah anak bermain patung pasir di taman interaktif di bantaran Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (25/3).

Foto: dokrep
Risiko infeksi saluran napas dan cerna meningkat saat anak eksplorasi luar ruangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasuki usia di atas satu tahun, anak akan memiliki rasa ingin tahun yang sangat besar. Mereka semakin terdorong untuk bereksplorasi lebih jauh, termasuk merasakan kegiatan-kegiatan yang berada di luar ruangan.

Risiko untuk terkena infeksi saluran pernapasan dan infeksi saluran cerna, menurut Prof Dr dr Saptawati Bardosono MSc, akan meningkat ketika anak bermain di luar ruangan. Anak memiliki risiko terkena dua infeksi tersebut hingga dua sampai tiga kali lebih besar.

Riset Kesehatan Dasar dan Penelitian dan Pengembangan Departemen Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2013 menyatakan, 41,9 persen anak Indonesia masih sering terkena saluran pernapasan. Sementara itu, 12,2 persen anak masih sering terkena diare.

"Makanya butuh informasi tentang nutrisi untuk anak agar bisa berikan energi buat eksplorasi dan bisa berikan perlindungan," ujar pakar gizi medik ini dalam acara Dancow Advanced Excelnutri+ meluncurkan modul "Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia", Sabtu (6/4).

Untuk itu, anak perlu diberikan asupan nutrisi yang baik dari makanan-makanan yang memiliki gizi seimbang. Untuk kategori makanan tersebut, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan rekomendasi dengan sistem "Piring Makanku" yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Anak-anak pun perlu diberikan nutrisi yang spesifik seperti konsumsi bakteri baik, seperti lactobacillus rhamnosus. Probiotik tersebut, menurut staf pengajar Universitas Indonesia itu, telah teruji secara klinik dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan dan saluran cerna. Di samping itu, manfaat tambahan lainnya ialah meningkatkan daya tahan tubuh bagi anak.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA