Saturday, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Saturday, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Manfaat Makan Tiga Butir Kurma Setiap Hari (2-Habis)

Selasa 08 Jan 2019 07:56 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Indira Rezkisari

Buah kurma.

Buah kurma.

Foto: Flickr
Kalium dalam kurma bantu jaga kesehatan jantung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Buah yang satu ini rasanya manis dan kerap menjadi hidangan pencuci mulut. Ya, kurma yang banyak ditanam di negara tropis ini memiliki banyak manfaat baik untuk tubuh dan pikiran Anda juga.

Baca Juga

Menyantap tiga buah kurma setiap hari dalam sepekan dapat memberikan dampak yang begitu baik. Bahkan bisa menjadi rutinitas jika Anda mengetahui khasiatnya. Berikut beberapa manfaat konsumsi kurma, dilansir dari laman Food Prevent.

Lebih pintar

Kurma mengandung Vitamin B6 yang telah terbukti meningkatkan kinerja otak dengan membantu tubuh membuat serotonin dan norepinefrin. Serotonin pada gilirannya mengatur suasana hati dan norepinefrin membantu tubuh Anda mengatasi stres. Sebaliknya, penelitian telah menunjukkan bahwa kadar Vitamin B6 yang rendah terkait dengan depresi.

Jadi ketika otak bersih dari stres dan dalam suasana hati yang baik, maka otak itu tajam, dan siap untuk belajar serta menyimpan informasi.

Pengobatan untuk wasir

Wasir adalah vena di anus, dan dubur yang telah meradang dan bengkak. Hal ini sering disebabkan oleh sembelit yang menyebabkan ketegangan di daerah itu di ujung saluran pencernaan.

Ini adalah kondisi yang mengerikan dan seringkali sangat menyakitkan, untungnya dapat diobati, bahkan dibalikkan melalui perubahan pola makan untuk mengurangi sembelit. Banyak dokter merekomendasikan diet tinggi serat, dan itu termasuk kurma.

Tingkatkan sistem kardiovaskular

Kalium yang terkandung dalam buah kecil yang tampaknya ajaib ini telah ditemukan menurunkan LDL (kolesterol jahat) yang menyebabkan penyumbatan di arteri, yang mengakibatkan strok, dan bahkan serangan jantung. Sebuah studi terhadap wanita yang lebih tua menemukan bahwa asupan kalium yang tinggi dikaitkan  yang lebih rendah dari risiko strok, iskemik strok serta kematian.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA