Friday, 1 Safar 1442 / 18 September 2020

Friday, 1 Safar 1442 / 18 September 2020

Tanda Tubuh Kekurangan Cairan

Rabu 26 Dec 2018 17:25 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari

Pelajar meminum air minum di fasilitas air siap minum (Drinking Fountain) di halaman Museum Nasional, Jakarta, Jumat (9/11).

Pelajar meminum air minum di fasilitas air siap minum (Drinking Fountain) di halaman Museum Nasional, Jakarta, Jumat (9/11).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Rasa lapar untuk makanan manis dapat terjadi selama dehidrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Kegiatan yang begitu padat sering kali membuat seseorang lupa untuk minum air dengan cukup per hari. Apalagi, dengan iklim tropis Indonesia, maka tubuh akan lebih banyak kehilangan cairan melalui keringat ketika beraktivitas.

Meskipun kehausan adalah gejala utama hilangnya air dalam tubuh, namun ada tanda dini ketika tubuh perlu cairan. Berikut adalah enam cara lain untuk mengetahui ketika mengalami dehidrasi, dikutip dari Malay Mail, Rabu (26/12).

Mulut kering dan bau mulut
Ketika bagian dalam mulut terasa seperti gurun dan napas tidak berbau terlalu segar, ini adalah saat yang tepat untuk beristirahat. Gejala-gejala ini terjadi karena dehidrasi.

Kekurangan cairan mencegah mulut menghasilkan air liur yang cukup. Kondisi itu menciptakan sensasi kering di mulut dan menyebabkan pertumbuhan berlebih bakteri yang menyebabkan bau mulut.

Sakit kepala
Dehidrasi adalah salah satu penyebab yang mungkin menyebabkan sakit kepala. Sebab, ketika kekurangan air  stres yang dialami tubuh. Saat mulai kehilangan konsentrasi dan mulai merasa tidak nyaman, ide yang bagus untuk berhenti sebentar dan menyesap air yang cukup.

Urin berwarna gelap dan kuning
Dengan minum cukup air, sebagian besar urin akan berwarna jernih. Kalau warnanya menjadi lebih gelap, mulailah minum lebih banyak cairan lagi untuk memulihkan sistem tubuh.

Kram otot
Ketika otot-otot di kaki atau betis tiba-tiba meregang dan menjadi kencang dan sakit, itu bisa jadi karena mengalami dehidrasi. Kram ini terjadi karena otot menjadi terlalu panas dan tidak ada cukup air dalam tubuh untuk mendinginkannya

Mengidam gula
Rasa lapar untuk makanan manis dapat terjadi selama dehidrasi. Hal itu terjadi karena organ-organ seperti hati yang menggunakan air untuk melepaskan glikogen dan simpanan energi lainnya tidak dapat berfungsi dengan baik.

Kondisi tersebut menyebabkan keinginan mengonsumsi gula menjadi naik. Sebab, hati tidak mampu memecah glikogen untuk melepaskan glukosa, komponen bahan bakar penting dalam tubuh.

Kulit kering dan dingin
Rona memerah dan tekstur kering pada kulit adalah sinyal tubuh membutuhkan air. Ketika dicubit, kulit orang yang mengalami dehidrasi dapat mempertahankan penampilan yang meruncing dan membutuhkan waktu sebelum kembali ke keadaan normal dan rata.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA