Sabtu, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Sabtu, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Olahraga Luar Ruangan, Jangan Takut Penuaan Kulit

Jumat 09 Nov 2018 18:01 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Ani Nursalikah

Rutin berolahraga dan menjaga makan efektif menjaga kesehatan kardiovaskular.

Rutin berolahraga dan menjaga makan efektif menjaga kesehatan kardiovaskular.

Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Olahraga akan baik untuk tubuh selama tidak berlebihan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak sedikit orang mengkhawatirkan penuaan dini saat berolahraga di luar ruangan. Alasannya, banyak polusi, radiasi matahari sehingga kulit menjadi kusam dan cepat keriput.

Namun, dokter menyarankan jika Anda menghabiskan banyak waktu di luar ruangan, seperti untuk berolahraga, pastikan tabir surya selalu di tangan. Pakailah tabir surya dan pakaian pelindung berguna melindungi diri dari sinar matahari.

Dokter kulit Kanchanapoomi Levin dari Kelompok Dermatologi Schweiger di New York City menyatakan kepada HuffPost, sebenarnya tidak ada kaitannya secara langsung soal orang yang sering beraktivitas di luar ruangan dengan wajah yang akan terlihat cepat menua. Namun, para dokter melihat hubungan antara aktivitas di luar ruangan dengan berbagai faktor yang ada terhadap kulit.

“Apa yang kami lihat adalah pada tingkat mikroskopis yang jauh lebih kecil dan apa yang terjadi dengan sel,” katanya.

Dokter kulit mencatat olahraga, meskipun di luar ruangan adalah bagian penting dari gaya hidup sehat dan sebenarnya dapat memiliki banyak efek positif pada kulit. Contohnya, kardio dapat meningkatkan sirkulasi dan memberikan jumlah oksigen serta nutrisi yang lebih banyak ke kulit yang membantu memperbaiki kulit dan meningkatkan produksi kolagen.

Aliran darah yang ditingkatkan ini dapat membantu regenerasi sel dan penghilangan racun. Keringat yang dikeluarkan tubuh selama latihan yang baik juga bagus untuk kulit.

Keringat adalah bagian dari metode alami tubuh kita untuk membuang racun dan produk sampingannya, seperti urea dan amonia. “Berkeringat juga mengaktifkan produksi sebum, minyak berbasis lemak alami yang disekresikan dari kelenjar sebaceous," tambahnya.

Baik urea maupun sebum dapat melembutkan dan melembabkan kulit dan pada kenyataannya, urea adalah bahan yang ditambahkan ke banyak pelembab perawatan kulit dan produk untuk meningkatkan hidrasi kulit.

Ada juga penelitian yang menunjukkan keringat dapat melindungi tubuh terhadap bakteri, seperti Staphylococcus aureus dan E. coli. Anda masih perlu mencuci keringat dari wajah Anda karena keringat bercampur dengan kotoran, riasan wajah dan polusi. Jika menumpuk dapat menyumbat pori-pori, memicu atau memperburuk jerawat folikulitis pada tubuh.

Artinya, olahraga dapat menyebabkan penurunan tingkat hormon stres kortisol dalam tubuh Anda. Ini bisa bermanfaat untuk banyak kondisi kulit kronis seperti eksim, psoriasis dan jerawat. Kuncinya, seperti banyak hal, adalah moderasi.

Di dunia medis, ada laporan dan studi yang tampaknya bertentangan. Laporan yang lebih lama mengklaim terlalu banyak berlari atau olahraga dapat menyebabkan penuaan kulit, sementara bukti lain menunjukkan olahraga dapat membuat kulit terlihat lebih muda. Tapi temuan itu selaras.

Itu sama halnya dengan istilah, sedikit anggur baik untuk Anda atau terlalu banyak anggur buruk bagi Anda. Para dokter semakin banyak belajar semuanya harus moderasi. Intinya, olahraga akan baik untuk tubuh selama tidak berlebihan dan jika Anda terlalu memaksakan diri, sepanjang waktu, tubuh Anda mungkin akan lebih buruk.

Kesimpulannya, dokter menambahkan, semua orang harus berolahraga, karena bukan hanya akan membantu bagian dalam tubuh, seperti menjaga kesehatan jantung, jaringan lebih sehat, namun juga akan memicu lebih banyak jalur anti-penuaan daripada tidak.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES