Tuesday, 14 Safar 1440 / 23 October 2018

Tuesday, 14 Safar 1440 / 23 October 2018

5 Makanan yang Ternyata Kurang Sehat

Kamis 11 Oct 2018 03:57 WIB

Rep: MGROL 106/ Red: Indira Rezkisari

Pretzel

Pretzel

Foto: Max Pixel
Seperti pretzel misalnya yang sebenarnya hanya camilan tanpa nutrisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anda pasti pernah melihat tip diet yang menyarankan memakan oatmeal instan yang dapat ditemukan di supermarket. Selain itu, sebagai pengganti makan siang, terkadang ada juga tip diet yang menyarankan konsumsi camilan bernergi.

Baca Juga

Benarkah dua makanan tersebut merupakan makanan sehat? Selain itu, terdapat juga beberapa makanan tidak sehat yang akan mengejutkan Anda.

Sushi

Bagi sebagian orang, sushi mungkin dianggap sebagai makanan sehat karena terdapat banyak pilihan ikan segar. Selain itu, dalam gulungan nasi tersebut juga terdapat beberapa jenis sayuran. Akan tetapi, menurut seorang ahli gizi The Biggest Loser, Rachel Beller, satu gulungan california roll sushi sama dengan Anda memakan dua sandwich yang diisi dengan daging kepiting imitasi.

Kepiting imitasi tidak bergizi karena tidak mengandung daging kepiting yang sebenarnya. Bahan utama dari kepiting imitasi tersebut adalah sebuah pasta ikan bernama surimi. Surimi biasanya dibuat dari ikan pollock yang diisi dan dibumbui dengan gula, putih telur, dan penyedap rasa kepiting.

“Mintalah gulungan sushi yang dibungkus dengan mentimun, atau yang memiliki sedikit nasi. Selain itu, pastikan Anda juga memakan salad dan edamame yang berisi protein,” kata Beller.

Snack bernergi

Snack berenergi ternyata mengandung lebih banyak gula dan kalori dibandingkan permen biasa. Menurut seorang ahli bedah bariatrik, Garth Davis, snack protein hanyalah bahan kimia yang diproses. Apabila Anda ingin mengonsumsi makanan tidak sehat ini, pastikan memilih merek yang memiliki kalori di bawah 200 dan 20 gram gula.

Oatmeal instan yang memiliki rasa

Oatmeal memang makanan dari gandum utuh yang mudah disajikan ketika Anda sedang terburu-buru. Akan tetapi, oatmeal instan yang memiliki rasa ternyata mengandung lebih banyak gula dan sodium. Sebagai gantinya, Anda lebih baik menyajikan oatmeal biasa dan gunakan beberapa buah segar atau sesendok madu sebagai penambah rasa.

Pretzel

Pretzel terlihat sebagai makanan yang sehat karena memiliki sedikit kalori dan lemak apabila dibandingkan dengan camilan lain. Namun, seorang ahli nutrisi Joy Bauer berkata lain.

“Hampir seluruh merek pretzel terbuat dari bahan dasar yang sama. Tepung putih (tepung terigu yang telah dihilangkan nutrisi dan seratnya), ragi, garam, dan mungkin sedikit minyak sayur atau sirup jagung. Meski camilan ini populer, tetapi pretzel sebenarnya merupakan camilan tanpa nutrisi,” kata Bauer.

Apabila ingin memakan pretzel, Bauer menyarankan Anda mencari pretzel yang terbuat dari tepung gandum utuh. Atau, Anda dapat mengonsumsi biskuit gandum, keripik kedelai, atau popcorn sebagai gantinya.

Keripik pisang

Daripada memakan versi keripiknya, lebih baik Anda memakan buah pisang yang asli. Buah pisang mengandung serat, kalium, vitamin C, kurang lebih 105 kalori, dan kandungan lemak yang sedikit. Sementara keripik pisang memiliki kurang lebih 150 kalori, dikutip dari Reader's Digest.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES