Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Di Usia Berapa Anak Bisa Minum Teh?

Jumat 10 August 2018 14:40 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Secangkir teh.

Secangkir teh.

Foto: Republika/Amin Madani
Teh mengandung kafein yang kurang baik bagi anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak anak yang menggemari minuman teh. Di hari panas, segelas teh manis dingin di rumah menjadi minuman yang dinanti anak sepulangnya dari sekolah.

Menenggak teh bagi anak usia sekolah tentunya wajar. Banyak anak yang sudah minum teh sejak kecil, bahkan sejak bayi. Tapi pernahkah berpikir berapa usia tepat bagi anak untuk mulai minum teh?

Dalam ilmu homepati, banyak praktisi merekomendasikan memberikan teh kepada anak-anak ketika mereka sakit flu. Mereka mengatakan teh membantu memberikan pengobatan melawan batuk dan pilek. Tapi praktisi kesehatan modern tidak setuju dengan memberikan teh ke anak-anak.

Konsultan senior Neonatologi dan Pediatrik, Aster CMI Hospital, Dr Parimala V Thirumalesh, MBBS, MD, MRCPCH, PGC, mengatakan ia merekomendasikan untuk tidak mengenalkan kafein dalam bentuk apapun kepada anak-anak baik itu teh atau kopi. Dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak lebih rentan untuk dirugikan oleh asupan kafein. Jika Anda benar-benar harus memperkenalkan teh, pastikan itu adalah herbal atau sesuatu yang memiliki manfaat obat.

Baca juga: Ini Alasan Atlet Suka Meludahkan Minumannya

"Jika Anda terpaksa harus memberi teh, pastikan teh diseduh sedikit atau cukup disiram ke bawah. Bisa juga dengan menambahkan susu," ujarnya seperti dilansir dari laman Times of India, Jumat (10/8).

Untuk menyiapkan teh buat si kecil, pertama Anda harus menyiapkan teh yang sangat ringan untuk anak. Gunakan sedikit daun teh, sebaiknya tanpa kafein.

Jangan seduh teh selama lebih dari dua sampai tiga menit. Kemudian periksa suhu teh sebelum disajikan ke anak.

Teh yang terbaik untuk anak adalah teh jahe yang membantu mengobati mual dan sakit perut. Selain itu teh yang dibuat dari peppermint, adas atau chamomile juga baik untuk bayi yang mengalami kolik. Satu lagi adalah teh kapulaga yang membantu pencernaan dan meringankan sakit perut.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES