Senin, 3 Zulqaidah 1439 / 16 Juli 2018

Senin, 3 Zulqaidah 1439 / 16 Juli 2018

Terganggu dengan Suara Mengunyah? Ini Penyebabnya

Kamis 12 Juli 2018 14:19 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Indira Rezkisari

Terganggu dengan suara orang lain saat makan atau tertidur merupakan gejala Misophonia.

Terganggu dengan suara orang lain saat makan atau tertidur merupakan gejala Misophonia.

Foto: Republika/Prayogi
Penderita misophonia memiliki struktur otak yang berbeda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terganggu dengan suara lantang orang  berdiskusi atau berdebat adalah hal yang biasa dirasakan saat mengikuti rapat di kantor. Namun pernahkah Anda mendengar seorang teman yang merasa terganggu karena mendengar suara orang yang sedang mengunyah makanan bahkan sampai membuatnya gila?

Jika pernah, mungkin teman Anda sedang menderita misophonia. Misophonia merupakan sebuah keabnormalan otak yang terjadi saat seseorang sangat benci mendengar suara kunyahan atau suara-suara lainnya seperti suara napas yang berat. Istilah misophonia pertama kali digunakan pada 2001.

Baca juga: Hati-Hati Makanan Laut Mengandung Mikroplastik

Awalnya, para ilmuwan tidak yakin misophonia termasuk ke dalam gangguan medis. Namun, penelitian terbaru yang dilakukan Universitas Newcastle, Inggris, jelas membuktikan bahwa orang dengan misophonia memiliki struktur otak yang berbeda dibandingkan dengan orang yang tidak dalam kondisi misophonia.

Perubahan aktivitas otak pada orang yang menderita misophonia terlihat saat mereka mulai mendengar suara yang dianggap mengganggu. Mereka dengan misophonia memiliki mekanisme pengendalian emosional yang tidak normal. Ini yang menyebabkan otak bereaksi secara berlebihan saat mendengar suara mengunyah.

Bagi penderita misophonia, suara-suara mengganggu ini bisa meningkatkan Kecepatan detak jantung, berkeringat dan meningkatkan respons fisiologis. Untuk memastikan aktivitas otak, penderita misophonia bisa dites menggunakan MRI. Selain suara mengunyah, penderita misophonia juga terganggi dengan suara bayi menangis, hujan, dan kemacetan di jalanan, dilansir dari Times of India.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES