Friday, 8 Rabiul Awwal 1440 / 16 November 2018

Friday, 8 Rabiul Awwal 1440 / 16 November 2018

Minum Kopi Ternyata Sehatkan Jantung, Ini Takarannya

Jumat 22 Jun 2018 13:58 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Perempuan meminum secangkir kopi.

Perempuan meminum secangkir kopi.

Foto: pixabay
Meski baik, namun orang dengan penyakit tumor harus menghindari kafein.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama ini kita percaya banyak minum kopi bisa berdampak buruk bagi kesehatan termasuk membahayakan jantung. Akan tetapi, sebuah studi mengungkap fakta baru seputar kebiasaan minum kopi dan hubungannya dengan kesehatan. Ternyata minum kopi justru baik bagi kesehatan asalkan dalam takaran yang tepat. 

Berapakah takaran tepat yang dimaksud? Joachim Altschmied dan Judith Haendeler selaku peneliti menyebut empat cangkir sehari adalah takaran optimal mengonsumsi kopi. Dua ahli biologi asal University of Dusseldorf itu mengatakan minum kopi dalam jumlah optimal bisa menjaga kesehatan jantung. 

"Penelitian kami mematahkan nasihat dokter yang menyarankan kepada nenek anda untuk menghindari kopi jika bermasalah dengan jantung," kata  mereka dilansir dari Inverse. "Minum kopi empat gelas atau lebih per hari mampu menurunkan risiko serangan jantung, stroke, dan diabetes," imbuh  Altschmeid. 

Kafein bisa menekan protein bernama p27 ke dalam mitokondria yang notabene adalah dapur energi dari sel-sel di jantung. Reaksi ini mendorong sel-sel jantung bekerja lebih efisien. Kedua  ilmuwan tersebut telah membuktikannya lewat eksperimen menggunakan tikus putih. 

Proses ini disebut Alstchmeid dan Haendeler layaknya mesin waktu. Para peneliti memberi tikus-tikus tersebut kafein yang setara dosis empat cangkir kopi lalu memeriksa kesehatan jantung tikus. Hasilnya, mitokondria dari tikus tua yang mengonsumsi kafein bisa bekerja sebaik mitokondria pada tikus muda. Keberadaan protein p27 disebut membawa perubahan mitokondria pada tikus tua. 

Tatkala tikus-tikus diinduksi serangan jantung yang bisa merusak sel-sel jantung, tikus-tikus yang diberi kafein menunjukkan pergerakan sel-sel endothelial. Sel endhothelial inilah yang membantu memperbaiki pembuluh darah seperti arteri dan melindungi dari kematian sel. 

Berkat percobaan ini, tim peneliti optimistis mekanisme serupa bisa diterapkan untuk menyembuhkan pasien penyakit jantung. Namun mereka juga mengingatkan tidak semua orang bisa mengonsumsi empat cangkir kopi per hari tanpa masalah. Orang-orang dengan penyakit tumor sebaiknya tetap menghindari kafein. Karena, kafein dapat membantu tumor bertahan hidup di pembuluh darah. 

Selain itu, peneliti juga menekankan minum kopi bukanlah jalan pintas meraih jantung yang sehat. "Jangan hanya bermalas-malasan di kursi karena anda sudah mengonsumsi kafein. Tetaplah bergerak," jelas Altschmied. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES