Wednesday, 6 Rabiul Awwal 1440 / 14 November 2018

Wednesday, 6 Rabiul Awwal 1440 / 14 November 2018

6 Nutrisi Luar Biasa Buncis

Kamis 24 May 2018 06:29 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Indira Rezkisari

Buncis

Buncis

Foto: pixabay.com
Buncis kaya antioksidan hingga menjaga kesehatan tulang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Buncis merupakan salah satu sayuran dari jenis polong-polongan yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Sehingga, buncis sangat baik untuk dimasukkan ke dalam salah satu daftar menu diet.

Setidaknya, ada enam manfaat yang bisa dirasakan jika seseorang rajin mengonsumsi buncis. Pertama, buncis dapat menurunkan risiko penyakit jantung karena tingginya senyawa flavonoid pada tanaman ini.

Flavonoid merupakan antioksidan yang juga ditemukan pada beberapa buah dan sayuran lainnya. Tidak hanya itu senyawa ini juga memiliki sifat anti-radang.

Kedua, buncis sangat baik untuk meningkatkan kesehatan tulang. Selain kalsium, buncis juga mengandung vitamin K, A dan silicon untuk membantu menjaga kekuatan tulang, meningkatkan kepadatan tulang serta mengurangi risiko patah tulang.

Kandungan silicon sangat jarang ditemukan secara signifikan dalam makanan. Dan buncis sangat kaya dengan ini serta menjadi pemain penting dalam regenerasi tulang termasuk kesehatan tulang secara keseluruhan.

Ketiga, buncis dapat mengurangi risiko penurunan fungsi mata berkat kayanya kandungan carotenoid. Selain itu, kandungan Lutein dan Zeaxanthin baik untuk mencegah mata stres.

Keempat, buncis sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan. Kandungan serat yang terdapat pada buncis dapat membantu menjaga tingkat kolesterol dan gula di dalam tubuh. Termasuk mencegah sembelit.

Kelima, buncis dapat membantu proses detoksifikasi. Buncis memiliki sifat deuretik yang membuat kotoran dan racun dalam tubuh lebih cepat keluar. Terakhir, buncis dapat menjaga sel serta cairan dalam tubuh berkat kandungan potassium.

Meski memiliki banyak manfaat, buncis juga berefek samping. Buncis diketahui memiliki risiko yang sangat kecil dari phytic acid yang bisa mengikat mineral penting seperti kalsium dan zinc. Asam tersebut tidak bisa diserap oleh tubuh.

Sehingga bila seseorang mengalami kondisi kekurangan mineral, makan buncis dalam jumlah banyak tidak direkomendasikan. Merendam buncis dengan air atau memasaknya namun mengurangi jumlah phytic acid. Dikutip dari Indian Express, tidak disarankan melahap buncis mentah-mentah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES