Monday, 10 Zulqaidah 1439 / 23 July 2018

Monday, 10 Zulqaidah 1439 / 23 July 2018

Lima Sinyal Ini Menandakan Anda Kurang Tidur

Kamis 17 May 2018 12:20 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

insomnia (ilustrasi)

insomnia (ilustrasi)

Foto: ap
Kurang tidur berdampak buruk terutama melemahnya sistem imun tubuh

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kita semua tahu tidur adalah kebutuhan penting untuk beristirahat dan menjaga kesehatan tubuh. Walau demikian, tidak semua orang punya waktu tidur yang cukup entah karena insomnia ataupun karena aktivitas yang terlalu padat.

Tahukah anda, kurang tidur dapat berdampak buruk mulai dari melemahnya sistem imun tubuh hingga suasana hati yang fluktuatif. Dilansir dari Insider, berikut lima sinyal tubuh yang menandakan seseorang butuh lebih banyak tidur.

 

1. Bergantung pada kafein

Banyak orang butuh asupan kafein untuk menyegarkan hari mereka. Ada juga yang berfikir dengan tiga gelas kafein dirinya sanggup tetap terjaga dan mengerjakan aktivitas seharian. Namun kenyataannya ketergantungan yang tinggi pada kafein merupakan sinyal seseorang yang kurang tidur.

 

The National Sleep Foundation mengingatkan bahwa kafein tidak dapat menggantikan kebutuhan akan tidur. Kafein hanya memberi efek sementara sedangkan obat paling mujarab agar tetap bugar menjalani aktivitas sehari-hari adalah tidur yang cukup.

 

2. Mata dan kulit wajah bermasalah

Lingkaran hitam di sekitar mata di pagi hari jelas pertanda bahwa seseorang tidak cukup tidur. Selain itu, kondisi kulit juga menjadi gambaran bagaimana kualitas dan kuantitas tidur. Munculnya jerawat atau bintik pada wajah (breakout) adalah salah satu tanda orang kurang tidur. Masalah pada kulit wajah ini bisa diatasi dengan perawatan kulit. Namun resep utama menjaga kesehatan wajah adalah menjaga kecukupan waktu tidur.

 

3. Lama sembuh

Saat tidur, sel-sel dalam tubuh mengalami regenerasi. Kurang tidur akan berdampak pada lemahnya sistem imun sehingga saat jatuh sakit seseorang butuh waktu lama untuk sembuh. Tubuh merilis protein pelindung bernama sitokine selama tidur yang melawan inflamasi dan infeksi. Jika kurang tidur, tubuh tidak dapat menyembuhkan sakit dengan cepat.

 

4. Selalu lapar

Jika anda selalu merasa lapar dan berat badan naik, bisa jadi itu adalah tanda tubuh kurang tidur. Kurang tidur akan mendisrupsi dua hormon yakni ghrelin dan leptin. Ghrelin dan leptin meregulasi keseimbangan energi yang membuat otak mengirim rasa lapar atau kenyang. Saat seseorang kurang tidur, ia cenderung makan lebih banyak kalori dan ingin makan di waktu-waktu yang tidak beraturan.

 

5. Mood fluktuatif

Kurang tidur tidak hanya berimbas pada kondisi fisik namun juga psikis. The National Sleep Foundation menyebut hubungan antara mood dan tidur sebagai 'hubungan yang kompleks'. Kurang tidur bisa menyebabkan kondisi mood menjadi buruk. Maka jika anda merasa mood sedang buruk atau suasana hati naik turun, ada baiknya menambah jam tidur anda untuk memperbaiki mood. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES