Friday, 8 Syawwal 1439 / 22 June 2018

Friday, 8 Syawwal 1439 / 22 June 2018

Hal Sepele Ini Jika Diabaikan Bisa Memicu Penuaan Dini

Ahad 14 January 2018 05:15 WIB

Red: Nidia Zuraya

Penuaan dini/ilustrasi

Penuaan dini/ilustrasi

Foto: smerete.com

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Akademisi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatra Barat, dr Ulya Fasrini M Biomed mengatakan kurang mengonsumsi air putih merupakan salah satu faktor pemicu penuaan dini. "Seseorang harus mengonsumsi air putih minimal dua liter atau delapan gelas per hari agar terhindar dari penuaan dini," katanya di Padang dalam seminar gizi di Sekolah Tinggi Kesehatan Perintis Padang, Sabtu (13/1).

Menurutnya kurang mengonsumsi air putih dapat membuat wajah menjadi kusam dan kulit mengerut, kondisi tersebut umumnya bisa terjadi mulai usia 30 tahunan. Secara medis, orang dikatakan tua jika sudah memasuki umur 60 tahun, namun ketika seseorang yang masih pada usia produktif terlihat lebih tua dari umurnya, maka itu bisa dikatakan penuaan dini.

Selain kurang minum air putih, penyebab lain dari penuaan dini yakni stres mempengaruhi emosi seperti mudah bersedih, kehilangan minat terhadap sesuatu yang disukai, suka melamun, dan cemas. Kemudian gangguan kemampuan berpikir dan rasa bersalah yang berlebihan. Untuk gejala fisik seperti sakit kepala, gangguan tidur, nyeri punggung dan perubahan pola makan.

"Gejala-gejala tersebutlah yang mempengaruhi penuaan dini," tambahnya.

Ia mengemukakan secara umum ada banyak hal yang menyebabkan penuaan dini, seperti aktivitas fisik yang berat, paparan lingkungan, genetik, dan tinggi karbohidrat. "Namun secara rinci, penyebab yang signifikan karena kurang minum air putih dan stres," kata dia.

Untuk mengantisipasi hal itu, Ulya mengingatkan masyarakat yang mudah stres terhadap sesuatu harus menjaga kebugaran badan dan menerapkan gaya hidup sehat misalnya menghindari makanan berpengawet, mengandung pewarna, menghindari kebiasaan merokok dan minum cukup air sehingga tubuh terhidrasi secara baik.

Berolahraga juga merupakan salah satu solusi dalam menjaga tubuh agar tidak mudah stres. "setidaknya dalam satu minggu kita berolahraga sebanyak tiga kali minimal 20 menit per hari.

Sebelum olahraga, tidak diperbolehkan makan nasi lengkap dengan lauk pauk tiga hingga empat jam karena makanan tersebut belum dicerna dengan baik. Dengan menjaga jasmani tetap sehat dan mengimbanginya dengan kesehatan rohani, maka gejala stres yang berpotensi muncul dapat di redam.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA