Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Cara Intan Nuraini Menjalani Diet Keto

Jumat 06 October 2017 12:01 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Indira Rezkisari

Intan Nuraini

Intan Nuraini

Foto: Instagram Intan Nuraini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bentuk tubuh yang indah tentunya menjadi impian semua orang. Namun untuk memiliki tubuh yang ideal harus diikuti dengan kesehatan yang terjaga dengan baik pula.

Tanpa tubuh yang sehat akan sulit untuk menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa kendala. Terkadang terlalu lelah dan tidak memperhatikan kesehatan atau hobi makan makanan manis dan junk food membuat bentuk tubuh menjadi kurang indah dan tidak sehat.

Terutama bagi para publik figur, sangat penting untuk menjaga penampilan. Salah satunya, artis Intan Nuraini. Ia memilih program diet ketogenik agar tubuhnya tetap terlihat menarik dan sehat.

"Diet tidak boleh sembarangan, harus konsultasi dulu dengan ahli gizi supaya tahu kondisi tubuh kita. Karena diet sembarangan akan berdampak misal kalau aku takut efek pada rahim dan tidak punya anak," ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Intan yang sudah menjalankan diet ketogenik sejak lama turut merasakan memiliki badan yang sehat juga. Diet ketogenik yang ia jalankan mampu menurunkan berat badanya tiga kilogram dalam waktu tiga hari pascamelahirkan anak pertama.

"Diet Keto memiliki fase yang harus dilewati dan setiap orang berbeda-beda. Kalau pertama saya ada fase induksi dalam tiga hari hanya makan buah dan sayur yang seimbang alhasil turun tiga kilogram," ucapnya.

Ia menceritakan, setelah mengikuti fase pertama alias fase induksi, Intan tidak memakan nasi selama dua minggu. "Diet itu harus disesuaikan dengan umur dan tubuh kita untuk mencapai berat ideal. Jadi harus konsultasi dulu, itu penting, ungkap Intan.

Dengan menerapkan diet ketogenik, maka tubuh tidak hanya langsing tetapi juga sehat. Diet ketogenik merupakan pengurangan jenis asupan karbohidrat, mengonsumsi lebih banyak protein baik nabati maupun hewani.

Hal ini menyebabkan tubuh mampu beralih menggunakan cadangan gula atau glikogen dan lemak yang mengikat air sebagai bahan bakar utama. Sehingga diet ini menghasilkan penurunan berat badan dalam jumlah besar dan waktu yang singkat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA