Senin, 3 Zulqaidah 1439 / 16 Juli 2018

Senin, 3 Zulqaidah 1439 / 16 Juli 2018

Olahraga Ini Bisa Bantu Hentikan Kebiasaan Merokok

Ahad 17 September 2017 06:33 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Indira Rezkisari

Larangan merokok

Larangan merokok

Foto: EPA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sulit meninggalkan kebiasaan merokok? Bergabung dengan grup olahraga jalan dapat membantu Anda mengatakan tidak pada tembakau.

Penelitian yang dipimpin oleh para peneliti dari University of British Columbia (UBC), mengevaluasi Run to Quit, sebuah inisiatif nasional yang menargetkan penghentian merokok melalui klinik berjalan berbasis kelompok. Hasilnya menunjukkan bahwa setengah (50,8 persen) partisipan yang menyelesaikan program 10 minggu berhasil berhasil berhenti merokok, sementara 91 persen dilaporkan mengurangi kebiasaan merokoknya.

"Ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat menjadi penghentian penghentian merokok yang sukses dan bahwa sebuah program berbasis masyarakat mungkin menawarkan hal itu. Karena melakukannya sendiri sangat sulit, "kata pimpinan penulis Carly Priebe, seorang mahasiswa postdoctoral di UBC seperti dilansir dari laman Indian Express.

Temuan tersebut dirinci dalam jurnal Mental Health and Physical Activity. Secara keseluruhan, 168 perokok dari seluruh Kanada terdaftar untuk program Run to Quit 2016, dan 72 di antaranya menancapkannya sampai minggu terakhir ketika 37 peserta mengajukan klaim mereka untuk berhenti diverifikasi oleh pengujian karbon monoksida.

Sesi mingguan termasuk waktu kelas dibagi antara menjalankan instruksi dan strategi untuk berhenti merokok, ditambah komponen berjalan atau berlari di luar ruangan yang berkembang menuju jalur lima kilometer. Peserta memiliki akses ke seluruh program untuk konseling telepon satu lawan satu melalui jalur berhenti merokok nasional.

Program ini juga menunjukkan perbaikan kesehatan mental peserta, serta pengurangan hampir sepertiga dalam kadar karbon monoksida rata-rata. Bahkan jika seseorang tidak dapat sepenuhnya berhenti, mengurangi merokok mereka sangat bagus," kata Priebe.

"Tapi itu juga tentang sekedar bersikap aktif. Sebagian besar peserta baru berlari, dan jika itu adalah sesuatu yang bisa menjadi bagian dari gaya hidup mereka, maka ada manfaat kesehatan yang bisa menangkal beberapa perilaku merokok mereka," kata Priebe.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA