Rabu, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Rabu, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Happy Five Buat Organ Saraf Rusak Perlahan

Selasa 25 Jul 2017 06:49 WIB

Red: Esthi Maharani

Tersangka kasus narkotika, Axel Matthew Thomas (tengah/mengenakan penutup wajah) didampingi ayahnya, Jeremy Thomas, tiba di rutan narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (19/7).

Tersangka kasus narkotika, Axel Matthew Thomas (tengah/mengenakan penutup wajah) didampingi ayahnya, Jeremy Thomas, tiba di rutan narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (19/7).

Foto: Antara/Reno Esnir

REPUBLIKA.CO.ID, Psikotoprika happy five, seperti yang dipesan putra aktor Jeremy Thomas, Alex Matthew Thomas beberapa waktu lalu memang hanya mengandung lima miligram kandungan zat aktif. Namun, efeknya tak sembarangan. Jika dikonsumsi jangka panjang, jenis psikotropika itu bisa mengubah cara bicara menjadi cadel.

Ahli kimia farmasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol Drs. Mufti Djusnir, MSi, Apt., mengungkapkan mereka yang menyalahgunakan jenis psikotropika ini seiring melemahnya daya tahan tubuh, organ sarafnya perlahan rusak.

"Apabila penggunaannya sudah menahun, sehingga semakin lemah daya tahan tubuhnya semakin cepat pula terjadinya kerusakan organ saraf (yang menyebabkan salah satunya adalah gangguan syaraf di lidah)," sambung Mufti.

Selain cadel, pengguna happy five juga biasanya berjalan sempoyongan dan berbicara ngaco. Efek yang lebih berbahaya lainnya adalah mengalami gangguan daya pikir.

"Reaksinya enggak lama. Kalau dia konsumsi, 15-25 menit sudah bereaksi, merasa harus istirahat. Kalau dia tetap beraktivitas sementara obat menyuruh otak tidur, akhirnya sempoyongan jalan. Akhirnya jadi ngaco, kadang-kadang ngomognya ngaco," papar Mufti. 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA