Sunday, 18 Zulqaidah 1440 / 21 July 2019

Sunday, 18 Zulqaidah 1440 / 21 July 2019

Makan Pedas Pemicu Wasir

Senin 17 Oct 2016 14:14 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Andi Nur Aminah

Penderita Wasir (Ilustrasi)

Penderita Wasir (Ilustrasi)

Foto: Health

REPUBLIKA.CO.ID, Wasir merupakan penyakit yang jadi momok memalukan bagi banyak orang. Wasir sendiri dikenal oleh banyak orang sebagai ambeien. Penyakit wasir atau dalam istilah medisnya hemoroid adalah keadaan dimana terjadinya perlebaran pembuluh darah normal yang terletak pada mukosa rektum.

Hal ini diungkapkan oleh dokter bedah dari dari Rumah Wasir, Asrul Muhadi. Ia menjelaskan hemoroid atau wasir di bagi menjadi dua klasifikasi yaitu hemoroid eksterna berupa pelebaran vena subkutan di bawah atau di luar linea dentata. Untuk hemoroid jenis ini munculnya dibagian luar dinding anus dan nampak secara langsung oleh penderita.

Hemoroid interna berupa perlebaran vena submukosa di atas linea dentata. Untuk jenis hemoroid ini munculnya dari dalam anus akan tetapi jika sudah mencapai derajat IV, hemoroid akan selalu keluar dan tidak dapat masuk kembali ke anal atau anus meski dimasukkan secara manual dengan bantuan jari penderita.

Gejala klinis hemoroid yang timbul seperti rasa tidak nyaman, perdarahan, rasa gatal di anus dan rasa terbakar. Menurut data dari badan kesehatan dunia (WHO) angka kejadian hemoroid terjadi diseluruh negara, dengan persentasi 54 persen mengalami gangguan hemoroid. Di Indonesia berdasarkan data dari kementerian kesehatan yang di peroleh dari rumah sakit di 33 provinsi terdapat 335 pasien yang menderita hemoroid baik eksterna maupun interna (kemenkes 2009).

“Pertumbuhan hemoroid atau wasir di Indonesia cukup signifikan, ditambah dengan pola hidup orang Indonesia yang gemar mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan yang merupakan salah satu faktor pemicu dari penyebab hemoroid,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Senin (17/10).

Ia menambahkan wasir menjadi gangguan yang muncul karena pola hidup yang tidak baik. Meskipun ada beberapa kasus karena keturunan dan usia. Maka dari itu, harus ada pengelolaan terhadap gaya hidup kita sehari-hari agar penyakit ini tidak mendera.

Walaupun bukan termasuk dalam jenis penyakit mematikan yang ganas, wasir adalah penyakit yang bisa mengganggu konsentrasi dan aktifitas  seseorang sehari-harinya. Bahkan, tidak jarang wasir ini menjadi momok yang menakutkan sehingga seseorang tidak bisa menjalani hidupnya dengan baik.

Salah satu pengobatan untuk wasir bisa dilakukan dengan teknik BEIM. Dengan pengobatan menggunakan metode BEIM, para pasien wasir tidak perlu dirawat inap dan bisa langsung pulang, waktu pengerjaan juga relatif singkat hanya 15 menit dan tanpa dijahit. Sehingga memberikan kemudahan pasien tanpa mengganggu aktifitas pekerjaannya.

Baru-baru ini Rumah Wasir BEIM, pusat pengobatan wasir, mengadakan operasi wasir massal. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. “Semoga dengan diadakannya kegiatan operasi wasir massal ini dapat membantu bagi para penderita wasir yang kurang mampu untuk mengobati wasir yang di deritanya selama ini,” ujar Wakil Direktur Rumah Wasir, Achmad Syarif Kurniawan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA