Senin, 3 Zulqaidah 1439 / 16 Juli 2018

Senin, 3 Zulqaidah 1439 / 16 Juli 2018

Ini Alasan Perokok Bisa Miliki Paru-Paru Sehat

Sabtu 10 Oktober 2015 10:15 WIB

Rep: C39/ Red: Winda Destiana Putri

Demi kesehatan janin, hindari rokok dalam bentuk apapun bagi ibu hamil.

Demi kesehatan janin, hindari rokok dalam bentuk apapun bagi ibu hamil.

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, Ilmuwan Inggris telah menemukan penjelasan di balik misteri bahwa beberapa orang tampak memiliki paru-paru sehat meskipun dalam seumur hidupnya merokok.

Ilmuan tersebut menganalisis sebanyak 50.000 orang. Seperti dilansir dari BBC belum lama ini, berikut beberapa alasan perokok bisa miliki paru-paru yang sehat.

Pertama, para ilmuan mengamati penyakit paru-paru kronik yang menyebabkan kesulitan bernapas, batuk-batuk, dan infeksi dada berulang. Kondisi ini diperkirakan terjadi pada tiga juta orang di Inggris, termasuk penyakit seperti bronchitis dan emfisema.

Namun, para peneliti telah menemukan bagian-bagian dari DNA yang mengurangi risiko penyakit paru-paru kronis terebut. Jadi, perokok yang mempunyai gen yang bagus mempunyai risiko yang lebih rendah terkena penyakit paru-paru kronik dari pada mereka yang punya mempunyai gen jelek.

Dengan demikian, jika orang merokok selama hidupnya, namun mempunyai gen yang bagus, maka bisa memiliki paru-paru yang sehat.

Kedua, kebiasaan merokok juga bisa meningkatkan risiko penyakit hati dan kanker, yang tidak tercakup dalam penelitian ini. Namun, para ilmuwan menemukan bahwa bagian-bagian dari kode genetik lebih terlihat pada perokok dari pada non-perokok.

Kode-kode genetik ini mengubah fungsi otak dan memudahkan orang untuk menjadi kecanduan nikotin, meskipun hal ini masih harus dibuktikan. "Petunjuk yang fantastis tentang cara kerja tubuh yang sebelumnya tak pernah diketahui, dan hal-hal seperti inilah yang mungkin menghasilkan terobosan penting dalam perkembangan obat." Kata salah seorang peneliti di University of Leicester, Prof Martin Tobin.

Sementara, kepala peneliti Yayasan Paru-paru Inggris, Ian Jarrold mengatakan bahwa temuan ini mewakili langkah penting dalam membantu kami mendapat gambaran yang lebih jelas tentang kenyataan kesehatan paru-paru yang rumit dan mengagumkan.

"Memahami kecenderungan genetik penting untuk membantu kami mengembangkan perawatan baru pada orang-orang yang menderita penyakit paru-paru dan juga untuk orang-orang sehat, agar bisa membuat paru-paru mereka menjadi  lebih baik," jelas Ian.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA