Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Kenali Penyakit Kanker dan Penyebabnya

Jumat 25 Sep 2015 09:15 WIB

Rep: C04/ Red: Winda Destiana Putri

Kanker/ilustrasi

Kanker/ilustrasi

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kanker merupakan suatu penyakit yang sebenarnya tidak mengenal batasan umur. Baik tua maupun anak-anak sekalipun dapat terserang penyakit ini.

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena faktor genetik, yang bersifak keturunan.

Namun, faktor lingkungan juga disinyalir dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya penyakit ini di dalam tubuh. Seringkali masyarakat keliru dalam membedakan kanker dengan tumor.

Menurut Medical Information Senior Manager PT. Kalbe Farma Tbk, dr Kupiya Timbul Wahyudi, tumor merupakan sebuah benjolan yang bersifat jinak di suatu area tubuh yang dapat berpindah-pindah dalam satu area. Sedangkan kanker merupakan benjolan dasar dari tumor yang kemudian berubah dari jinak menjadi ganas yang dapat menimbulkan sel kanker.

"Benjolan pada penyakit kanker biasanya juga sudah menetap dan tidak berpindah-pindah seperti halnya tumor jinak," katanya, dalam acara media sharing bersama PT. Kalbe Farma Tbk di Hotel JS Luwansa, belum lama ini.

Selain akibat faktor lingkungan dan genetik, menurut sang dokter hal lain yang dapat meningkatkan seseorang berisiko terkena kanker adalah akibat polusi (asap kendaraan, asap rokok dsb), terlalu sering terkena paparan sinar matahari langsung tanpa adanya proteksi (menggunakan lotion dengan SPF tinggi), virus, sering mengonsumsi alkohol, sering menghirup debu dari asbes genteng rumah, sering mengkonsumsi kacang-kacangan yang sudah berjamur dan lain-lain.

Walau kanker tidak langsung dapat menyerang tubuh, namun faktor-faktor tersebut banyak yang tidak disadari oleh masyarakat awam. Mereka kebanyakan masih menganggap bahwa hal-hal tersebut tidak akan menimbulkan penyakit berbahaya seperti halnya kanker.

"Masyarakat mungkin mengetahui bahayanya, tapi hanya sekadar tahu dan tidak berusaha memproteksi diri. Buktinya kesadaran untuk tidak merokok masyarakat di Indonesia masih minim. Padahal rokok juga menjadi salah satu yang dapat mengakibatkan dan memperparah penyakit kanker"

Mengingat penyakit kanker merupakan penyakit yang tidak memiliki gejala yang spesifik, maka Timbul menyarankan agar setiap orang dengan risiko riwayat kanker dari keluarganya, wajib dan rutin memeriksakan kesehatannya. Hal ini berguna agar pengobatannya juga dapat dilakukan sedini mungkin secara tuntas, supaya tidak menjalar ke organ-organ tubuh lainnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA