Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Ini Ciri-Ciri Pembalut yang Sehat

Selasa 07 Jul 2015 16:30 WIB

Rep: MGROL 41/ Red: Indira Rezkisari

Menurut YLKI, di Indonesia belum ada pembalut yang memenuhi semua klasifikasi pembalut yang sehat.

Menurut YLKI, di Indonesia belum ada pembalut yang memenuhi semua klasifikasi pembalut yang sehat.

Foto: wikipedia

REPUBLIKA.CO.ID, Himbauan YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) mengenai 9 merek pembalut ternama di Indonesia yang mengandung zat kimia klorin yang berbahaya bagi kesehatan tentu membuat penasaran. Pembalut seperti apa yang baik bagi kesehatan organ intim wanita?

Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 16-6363-2000 produk pembalut wanita haruslah bersih, tidak mengandung kotoran dan zat asing, tidak menyebabkan iritasi atau efek yang membahayakan lainnya, tidak melepaskan serabut pada waktu digunakan, tidak berbau dan lembut. Sementara mengenai warna haruslah putih. Warna lain boleh namun hanya sebagai tanda atau identitas yang tidak bersentuhan langsung dengan tubuh.

Pembalut yang baik juga harus bersifat netral terhadap fenoltalein dan jingga metal. Lalu tidak berflouresensi kuat atau tidak ada flouresensi yang menunjukan adanya kontaminasi, pada sisi yang bersentuhan dengan tubuh.

Daya serap pembalut yang ideal juga tidak kurang dari 10 kali bobot pembalut, tidak mudah rembes dan tidak mudah robek. Namun, di Indonesia sendiri nampaknya belum ada pembalut yang memenuhi semua klasifikasi tersebut. Terlebih lagi bahayanya pembalut di Indonesia tidak dicantumkan masa kedaluwarsanya di kemasan sebagai informasi untuk konsumen.

Ilyani S Andang, anggota pengurus harian YLKI, menuturkan banyak konsumen wanita yang mengeluh iritasi yang disebabkan oleh pembalut. Namun biasanya mereka malu untuk mengadu dan memeriksakan diri secara lebih lanjut.

Padahal, katanya Selasa (7/7), risiko jangka panjang pembalut yang tidak sehat dan kini beredar di pasaran dapat menyebabkan kanker dan mengganggu sistem reproduksi dari wanita yang menggunakannya. Penyebabnya tak lain karena klorin yang terkandung di dalamnya. Jika merujuk FDA (Badan POM Amerika Serikat), maka pembalut yang baik seharusnya bebas klorin.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA