Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Pfizer Indonesia Serahterimakan CPD Online Bagi Edukasi Apoteker

Senin 16 Mar 2015 16:10 WIB

Red: Indah Wulandari

Ketua Umum Pengurus Pusat IAI Drs. Nurul Falah Eddy Pariang, Apt. (kiri-tengah) menyerahkan plakat kepada Public Affairs dan Communications Director PT Pfizer Indonesia, Widyaretna Buenastuti (kanan-tengah)

Ketua Umum Pengurus Pusat IAI Drs. Nurul Falah Eddy Pariang, Apt. (kiri-tengah) menyerahkan plakat kepada Public Affairs dan Communications Director PT Pfizer Indonesia, Widyaretna Buenastuti (kanan-tengah)

Foto: pfizer

REPUBLIKA.CO.ID,MAKASSAR -- Pfizer Indonesia menyerahterimakan platform online Program pengembangan pendidikan berkelanjutan atau Continuous Professional Development (CPD) pada Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) untuk dikelola.

Serah terima program CPD dari Pfizer kepada IAI berlangsung di sela-sela acara Forum Nasional IAI 2015, Makassar (14/3). 

“Dengan mengakses CPD Online IAI, para apoteker di Indonesia dapat memiliki akses gratis kepada informasi mulai dari seminar, modul, ujian, sertifikasi, serta modul untuk memperoleh Satuan Kredit Partisipasi (SKP) dan pengetahuan lainnya,” jelas Ketua Umum Pengurus Pusat IAI Drs. Nurul Falah Eddy Pariang, Apt.

Pihaknya merasa terbantu karena para apoteker tidak semuanya berkesempatan mendapatkan pengetahuan baru karena terbatasnya akses.  Misalnya, saja apoteker yang berada di daerah pelosok, dimana karena kondisi geografis sehingga berhalangan mengikuti berbagai pelatihan dan pengembangan kemampuannya.

Terlebih dengan adanya peraturan dari IAI yang mengharuskan bahwa para apoteker untuk mengumpulkan 150 SKP setiap lima tahun. Maka, kebutuhan untuk terus belajar meningkatkan kompetensinya menjadi sangat penting. 

“Apoteker Indonesia diharapkan untuk berpartisipasi aktif dalam program CPD ini sehingga peranan apoteker dalam dunia kesehatan Indonesia akan semakin besar," lanjut Nurul Falah.

Public Affairs dan Communication Director PT Pfizer Indonesia, Widyaretna Buenastuti mengatakan, tahun 2015, platform dan modul-modul awal telah selesai di kembangkan. Penyerahan pengelolaan platform CPD online tersebut kepada IAI agar peningkatan kompetensi anggota-anggota IAI di seluruh Indonesia semakin dapat dimaksimalkan.

“Pfizer mengharapkan apoteker di Indonesia dapat senantiasa menyumbangkan manfaatnya sesuai yang dicita-citakan bersama untuk terus memperbaharui pengetahuan tentang obat-obatan, terutama cara pemakaian obat, interaksi obat, farmakoterapi dan farmakoekonomik obat,” ujarnya.

Kerjasama yang dilakukan sejak 2011 ini merupakan suatu kontribusi dari pengurus pusat IAI dan Pfizer Indonesia kepada profesi Apoteker Indonesia yang secara bersama-sama membangun platform CPD yang berbasis internet dengan nama PfizerClick!. 

Setelah Pfizer Indonesia menyerahterimakan pengelolaan program CPD ke IAI di tahun 2015 ini, maka nama program CPD sekarang berganti menjadi CPD Online IAI dari sebelumnya PfizerClick!.
 
CPD Online IAI menyediakan program edukasi berkelanjutan dan memberikan akses khusus kepada sekitar 40.000 apoteker yang tersebar di seluruh nusantara untuk bisa mendapatkan berbagai pengetahuan dan informasi tanpa dipungut biaya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA