Wednesday, 16 Muharram 1440 / 26 September 2018

Wednesday, 16 Muharram 1440 / 26 September 2018

Kekurangan Vitamin D Tingkatkan Risiko Demensia

Ahad 05 October 2014 03:07 WIB

Rep: mutia ramadhani/ Red: Taufik Rachman

Aneka vitamin dan suplemen

Aneka vitamin dan suplemen

Foto: global.fncstatic.com

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Demensia adalah gangguan yang menimbulkan kerusakan progresif pada sistem saraf dengan gejala penurunan daya ingat, serta penalaran. Tahukah Anda? Kekurangan vitamin D membuat Anda terkena risiko demensia lebih tinggi.

Dilansir dari NHS, Ahad (5/10), ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan di sejumlah kampus, seperti dari University of Exeter Medical School di Inggris, Angers University Hospital di Perancis, dan Florida International University, Columbia University, University of Washington, hingga University of Pittsburgh. Mereka melibatkan 1.658 partisipan berusia 65 tahun ke atas di AS. 

Sampel darah mereka dikumpulkan untuk mengukur tingkat vitamin D dan diteliti selama 5,6 tahun. Hasilnya? Orang yang sangat kurang terkena sinar matahari dua kali lebih mungkin menderita demensia atau alzheimer dibandingkan mereka yang terbiasa terkena matahari. 

Faktor lain yang meningkatkan risiko demensia adalah pola makan buruk dan kurangnya olah raga. Dari jumlah partisipan tersebut, sebanyak 10 persen atau 171 orang mengalami demensia dan alzheimer selama penelitian.

Defisiensi vitamin D menyebabkan gejala kelesuan, nyeri tulang, sakit kepala, dan sulit berkonsentrasi. Kebanyakan partisipan tidak mengetahui bahwa mereka kekurangan vitamin D. Mereka pun kemudian diberikan suplemen vitamin tambahan selama masa studi untuk menyembuhkannya. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA