Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Polusi Udara Tingkatkan Risiko Diabetes

Senin 13 May 2013 13:27 WIB

Rep: Nur Aini/ Red: Hazliansyah

Diabetes

Diabetes

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Penelitian terbaru membuktikan anak-anak yang tinggal di lingkungan dengan polusi udara terancam memiliki resistensi insulin yang dapat memicu diabetes ketika dewasa. Kesimpulan itu didapat dari penelitian yang melibatkan 400 partisipan.

Studi tersebut melibatkan anak-anak berusia 10 tahun.

Polutan udara dinilai dapat berdampak pada lipid dan protein dalam darah. Untuk mengukur glukosa, anak-anak yang berpartisipasi diminta untuk memberikan sampel darah.

Temuan menunjukkan resistensi insulin meningkat sebesar 17 persen untuk setiap 10,6 mikrogram per kubik meter peningkatan nitrogen dioksida. Resistensi insulin juga meningkat sebesar 19 persen untuk setiap 6 mikrogram per kubik meter peningkatan partikulat.

Berat badan lahir, indeks massa tubuh (BMI), dan paparan perokok pasif di rumah juga diperhitungkan dalam hasil penelitian tersebut.

"Paparan partikel polusi halus yang menyerang sistem pernapasan dan masuk ke jantung dan pembuluh darah meningkatkan peradangan yang mungkin terkait dengan resistensi insulin," ujar salah satu peneliti, Joachim Heinrich dari Pusat Penelitian Kesehatan Lingkungan Jerman dilansir PressTV.

Mereka menyarankan studi yang lebih besar dibutuhkan untuk mengonfirmasi kaitan polusi udara dengan resistensi insulin. Dalam studi tersebut pengukuran kadar insulin darah dan perkiraan polusi diambil pada waktu yang berbeda sehingga temuan perlu dipandang dengan hati-hati.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA