Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Awas, Inilah Pemicu Kemandulan pada Pria

Senin 06 August 2012 10:06 WIB

Rep: Hiru Muhammad/ Red: Endah Hapsari

Masalah kemandulan pada pria jangan dianggap remeh/ilustrasi

Masalah kemandulan pada pria jangan dianggap remeh/ilustrasi

Foto: goodbabyguide.com

REPUBLIKA.CO.ID, Kebahagiaan sebuah rumah tangga akan terasa kurang lengkap tanpa kehadiran anak. Namun, tidak sedikit pasangan suami istri yang belum memperoleh momongan karena berbagai faktor. Dalam kasus kemandulan, pasangan suami istri dikatakan mengalami infertilitas (kemandulan), bila melakukan hubungan suami istri secara teratur selama lebih dari 1 tahun tanpa kontrasepsi, namun belum memiliki keturunan. “Sekitar 15 persen kemandulan itu disebabkan kelainan yang diderita pria, “kata ahli urologi dari Asri Urology Center di Rumah Sakit Asri Jakarta, Nur Rasyid.

Jumlah tersebut diperkirakan lebih banyak lagi. Namun banyak pria yang tak mau memeriksakan dirinya, dan tak mau menerima diagnosis bahwa dirinyalah penyebab kemandulan. Padahal, jika melakukan pemeriksaan penyebab kemandulan pada pria, itu jauh lebih mudah dam murah. “Kalau memeriksa pria, justru lebih sederhana dan tidak serumit wanita,” katanya.

Menurut ahli urologi, Akmal Taher, yang menentukan kesuburan pria adalah faktor spermatozoa yang diproduksi dari testis. Ini karena testis merupakan pabrik spermatozoa. Jadi, jika terjadi kelainan pada testis, akan mempengaruhi produksi spermatozoa, dan bisa menyebabkan kemandulan.

Selain faktor spermatozoa, ada juga penyebab kemandulan pria lainnya. Yaitu kelainan seksual atau jarang melakukan hubungan suami istri. Kelainan seksual bisa terlihat dari gairah yang rendah atau bahkan tak bergairah sama sekali, disfungsi ereksi, gangguan ejakulasi, atau kelainan bentuk anatomi.

Beberapa keadaan lain yang memperbesar risiko kemandulan pada pria adalah testis yang tidak turun saat lahir, kelainan anatomi yang disebut dengan Hipospadi. Yaitu lubang sperma ada di bawah testis, pubertas yang terlambat, penyakit menular seksual, infeksi atau terpuntir saat remaja dulu, dan juga dulu pernah melakukan operasi hernia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA