Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Diet Gula, Seperti Apa Sih?

Senin 28 May 2012 11:09 WIB

Red: Endah Hapsari

Makanan dengan kadar tinggi gula (ilustrasi)

Makanan dengan kadar tinggi gula (ilustrasi)

Foto: flickr.com/photos/jujuly25/370986806/

REPUBLIKA.CO.ID, Hati-hati saat mengonsumsi gula. Bila melebihi porsi yang dibutuhkan tubuh, bisa dipastikan ancaman penyakit akan muncul.

Karena itulah sudah saatnya kita waspada saat akan mengonsumsi gula. Inilah waktunya untuk mulai diet gula. Waspadai misalnya gula yang terdapat dalam minuman soda dan kopi. Atau, gula yang 'tersembunyi' dalam sejumlah makanan atau pelengkap makan seperti roti, kecap, buah kalengan, selai kacang, sampai sup.

Waspada juga dengan kandungan gula dalam sejumlah produk yang menggunakan label 'bebas lemak'. Gula sering dipakai untuk menggantikan rasa yang hilang ketika lemak ditiadakan. Bebas lemak tak berarti bebas kalori. Apalagi, apa yang kita makan dan tidak langsung dibakar tubuh akan berakhir dengan menjadi lemak tubuh.

Hati-hati bila terlalu banyak mengonsumsi gula karena biasanya akan diikuti oleh penurunan tingkat insulin dalam tubuh. Alhasil, tubuh akan merasa lelah dan lapar sehingga buntutnya kita akan terus-menerus ingin makan.

Maka, akan lebih baik bila menjadi agar bisa mengatur tingkat gula darah lebih stabil. Ini adalah cara terbaik untuk mempertahankan kapasitas pembakaran lemak.

sumber : caloriesperhour.com
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA