Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Sahabat Bisa Jadi Kunci Penurunan Berat Badan

Ahad 13 Jun 2010 08:39 WIB

Rep: cr2/ Red: Ririn Sjafriani

Dua orang wanita berolahraga bersama.

Dua orang wanita berolahraga bersama.

Foto: timesonline.co.uk

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Berat anda tidak turun-turun meski sudah menggunakan sekian cara?cobalah menjalani program diet dan berolahraga dengan mengajak sahabat.

Pasalnya, hasil riset mengungkap seseorang yang menjalani program diet dan olahraga bersama sahabat mampu mengurangi berat badan hingga 10 kg dan sebaliknya, seseorang yang menjalani program diet dan olahraga sendiri gagal menurunkan berat badan.

Studi yang melibatkan 3.000 perempuan ini juga mengungkap 61 persen yang menjalani program diet dan olahraga sendirian tidak mampu membakar kalori yang berada dalam tubuh lantaran kurangnya energi dan semangat ketika menjalani program diet dan olahraga.

Bagaimana pun juga, keberadaan sahabat tentu memberikan motivasi lebih kepada seseorang. Dengan begitu, program diet dan olahraga yang dijalankan bakal berlangsung optimal. Selain itu kualitas interaksi sosial seseorang juga terjaga.

Sian Lewis, director of female car insurance company Diamond mengatakan sangat sulit untuk menemukan waktu, energi dan antusiasme untuk olahraga tanpa ada seseorang disamping kita. "Jelang akhir jam kerja, sangat mudah untuk menyelipkan waktu untuk relaksasi, seperti pergi keluar atau sekedar berenang," tukasnya seperti dikutip dari Telegraph, Jum'at (11/6).

Namun, kata dia, mendapati sahabat yang tertarik untuk menjalani program diet dan olahraga bersama merupakan motivasi yang luar biasa. Secara ajaib, program yang dijalan tidak sebatas pada upaya menurunkan berat badan tapi berkembang menjadi sebuah komunikasi dan interaksi yang mengejutkan.

"Kebersamaan tidak lagi membahas masalah turunnya berat badan tetapi juga berkembang menjadi ajang bergosip," tukasnya.

Ia menambahkan, 7 dari 10 perempuan muda mengatakan mundur dari program diet dan olahraga lantaran program itu dijalaninya sendirian.  Sementara bagi yang menjalani program bersama teman justru bertahan dan menjadikan program itu semacam kontes fesyen dadakan.

"Perempuan tidak akan menjadi perempuan seutuhnya bila tida memberikan perhatian pada penampilan sebelum berolahraga bersama sahabat mereka. Perempuan selalu berkeinginan tampil cantik setiap waktu, entah apakah itu di gym, tempat kerja atau kafe, dan tidak alasan bagi kita tidak mengkombinasikan fesyen yang glamor kendati hanya sekedar berolahraga," pungkasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA