Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Cara Rasul Melawan Penyakit

Rabu 09 Jun 2010 20:26 WIB

Rep: nina/ Red: irf

Rasul menjadikan doa sebagai obat utama.

Rasul menjadikan doa sebagai obat utama.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketika penyakit datang menerpa, apa yang lebih dulu Anda lakukan? Sebagian orang memilih langsung mencari obatnya. ”Padahal, bukan begitu yang dicontohkan Rasulullah,” ungkap dr Agus Rahmadi.

Rasulullah menuntun kita untuk terlebih dulu memohon kesembuhan kepada Sang Khalik. Ajaran itu sering kali justru diabaikan orang yang sakit dan juga keluarganya. ”Kalau cara ini dan itu tidak berhasil, mereka baru berdoa,” sesal dokter dari Klinik Sehat ini.

Mempelajari tuntunan Rasulullah dalam bidang kesehatan, Agus mencoba memperkenalkan kembali pendekatan kedokteran Islam. Beragam penyakit yang akrab dengan keseharian masyarakat telah ada solusinya. Berikut penjelasannya.

Dalam ilmu kedokteran Islam, lanjut Agus, ada empat prinsip dasar yang harus ditegakkan untuk menghadapi penyakit. Pertama, kembalikan segala masalah kepada Allah SWT. ”Kedua, ikuti pola hidup Rasulullah.” Prinsip ketiga, jus terapi. Ada banyak buah dan sayur yang jika dikombinasikan secara tepat dapat mendatangkan efek obat. ”Keempat, pergunakan obat-obatan herbal,” ucap Agus dalam acara Forum Silaturahim Muslim Perkantoran (Forsimpta), Sabtu (29/5) lalu, di Jakarta.

Agus mengingatkan konsumen kesehatan agar berhati-hati dalam mengonsumsi obat. Kehalalan obat perlu diperhatikan. ”Banyak obat haram yang beredar dan diresepkan dokter.” Banyak orang berdalil, kandungan haram pada obat tak perlu dipermasalahkan. Apalagi, itu ditujukan untuk darurat pengobatan. ”Tapi, masak, darurat berkepanjangan?” tanya Agus retoris.

Agus mencontohkan obat sirup, semisal obat batuk. Masih banyak produsen obat yang menyertakan alkohol dalam sediaannya. ”Kalau ada penggantinya, mengapa bertahan memakai bahan yang haram,” kata Agus.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA