Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Naba Aji Notoseputro: Takkan Miskin karena Sedekah

Sabtu 27 Jun 2009 04:37 WIB

Red:

'Tak akan menjadi miskin karena sedekah.

Tak akan menjadi bodoh karena berbagi ilmu.

Tak akan mati karena berpuasa.''

Ketiga hal di atas, terutama dua hal pertama, diyakini betul oleh para pendiri lembaga pendidikan Bina Sarana Informatika (BSI), yakni Herman P Harsoyo dan Naba A Notoseputro. ''Karena itu, kami berupaya betul mengaplikasikannya dalam kegiatan belajar-mengajar di BSI,'' kata Naba Aji Notoseputro, yang diamanahi sebagai Direktur BSI.

Alumnus S1 IPB dan S2 Unpad Bidang Studi Hukum Bisnis itu sangat meyakini bahwa salah satu kunci sukses BSI hingga berkembang pesat seperti saat ini adalah sedekah. ''Sebanyak 2,5 persen dari seluruh mahasiswa kami mendapatkan beasiswa full dari masuk sampai tamat kuliah. Jadi, kalau di sebuah kampus BSI ada 1.000 mahasiswa, maka 25 orang di antaranya kuliah gratis.  Selain itu, ada pula yang mendapatkan beasiswa 50 persen dari total biaya. Jumlah mereka ada sekitar lima persen,'' ujarnya.

Siapa saja yang berhak memperoleh beasiswa tersebut? ''Mereka yang secara ekonomi kekurangan, tapi mempunyai semangat belajar yang tinggi untuk maju. Terutama, para remaja di lingkungan kampus BSI tersebut berada, serta keluarga atau sanak famili dosen, office boy, satpam, maupun karyawan BSI lainnya. Jadi para dosen atau karyawan BSI itu juga bisa membantu keluarga atau sanak familinya agar bisa menikmati pendidikan tinggi,'' tutur suami dari Endah Nurcahyati itu.

Dari sisi berbagi ilmu, Naba mengatakan sejak awal BSI dikembangkan dengan tujuan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat untuk menimba ilmu di bangku kuliah.

''Sejak awal mendirikan BSI lebih 15 tahun silam, kami bertekad mengembangkan lembaga pendidikan yang terjangkau oleh sebanyak mungkin anggota masyarakat dari berbagai strata, khususnya masyarakat menengah ke bawah,'' papar ayah tiga anak itu.

Hal itu, kata Naba, dilandasi oleh pemikiran bahwa salah satu jalan tercepat untuk mengangkat harkat dan martabat hidup masyarakat menengah ke bawah di Indonesia adalah dengan pendidikan. ''Kalau mereka bisa kuliah dan meraih gelar sarjana, mereka lebih punya peluang untuk mengangkat derajat hidupnya dan keluarganya, antara lain lebih mudah mendapatkan akses pekerjaan,'' ujarnya.

Karena itu, BSI menerapkan biaya kuliah yang terjangkau oleh masyarakat. Saat pertama kali dibuka, BSI mematok biaya kuliah Rp 600 ribu per semester. Kini, setelah 15 tahun, biaya tersebut masih di bawah Rp 1.000.000, tepatnya Rp 980 ribu per semester. Artinya hanya naik Rp 380 ribu.

Kalau angka inflasi dihitung rata-rata 10 persen per tahun, berarti sudah mencapai 150 persen. Sedangkan kenaikan biaya kuliah di BSI tak sampai 60 persen dalam 15 tahun. ''Meskipun hanya naik Rp 380 ribu dalam 15 tahun, alhamdulillah BSI bukannya mengecil, justru membesar,'' ujarnya.

Bermula dari sebuah ruko di Depok, kini BSI telah memiliki kampus di 44 lokasi di seluruh Jawa dan Kalimantan. BSI memiliki enam akademi dan 16 jurusan. Jumlah mahasiswanya tidak kurang dari 40 ribu orang. Jumlah mahasiswa barunya rata-rata 15 ribu orang per tahun. Bangunan dan fasilitas kampusnya makin berkembang. Karyawannya tidak kurang dari 1.500 orang. ''Semua itu bisa terwujud berkat kiat-kiat manajemen dan ridho Allah SWT,'' ungkapnya.

Pengalaman tersebut makin memantapkan keyakinan Naba, bahwa sedekah itu memang berkah luar biasa. ''Allah SWT dan Rasulullah SAW menegaskan bahwa sedekah itu akan berbuah kebaikan dan keberkahan yang amat besar. Kami di BSI sudah membuktikannya,'' tandasnya.

Karena itulah, pihaknya bertekad untuk terus mempertahankan biaya kuliah yang terjangkau di BSI. ''Kami juga bertekad untuk terus berbagi kepada para mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu atau kurang mampu berupa beasiswa 100 persen maupun 50 persen. Kami yakin, tak akan kita miskin karena sedekah. Sebaliknya, justru kita akan makin kaya, baik lahir maupun batin,'' papar Naba Aji Notoseputro. ika

Biodata

Nama               : Naba Aji Notoseputro

Pendidikan        : S1 IPB, S2 Unpad Bandung, Studi Hukum Bisnis

Jabatan            : Direktur BSI

Nama Istri        : Endah Nurcahyati

Putra/putri       : 1.Radifan Cakra Aji, 2.Ravina Artimizia Aji, 3.Ravenza Maverick Aji

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA