Rabu, 5 Zulqaidah 1439 / 18 Juli 2018

Rabu, 5 Zulqaidah 1439 / 18 Juli 2018

Sisi Positif Tempat Penitipan Anak

Jumat 27 Februari 2015 07:39 WIB

Red: Indira Rezkisari

Tempat Penitipan Anak (ilustrrasi)

Tempat Penitipan Anak (ilustrrasi)

Foto: Antara Foto

REPUBLIKA.CO.ID, Sesuai penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Child Health and Human Development (NICHD) yang diberi judul Study of Early Child Care and Youth Development (SECCYD), anak-anak yang dititipkan pada tempat penitipan yang berkualitas menunjukkan perkembangan yang lebih tinggi. Perkembangan yang dimaksud yakni dalam hal hubungan sosial mereka dengan kelompok teman sebaya dan orang dewasa dibandingkan dengan anak-anak yang dikirim ke penitipan anak biasa.

Kedekatan antara anak dan pengasuh di tempat penitipan sangat berperan pada perkembangan sosialnya. Inilah beberapa efek positif tempat penitipan anak, dikutip dari www.parentsindonesia.com.

Perkembangan sosial

Sebuah korelasi telah ditemukan antara efek penitipan anak pada perkembangan sosial anak. Kualitas lingkungan penitipan anak mampu memunculkan sifat ramah anak-anak.

Ikatan pada ibu

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh North Carolina University, penitipan anak sama sekali tidak mengganggu hubungan antara ibu dan anak. Namun, penelitian yang sama juga menunjukkan ada efek negatif terhadap ikatan ibu dan anak jika anak terlalu lama menghabiskan waktu di tempat penitipan. Anak-anak disarankan berada di tempat penitipan paling lama 12 jam.

Perkembangan keterampilan

Tempat penitipan anak yang berkualitas dapat memengaruhi kemampuan belajar anak dan anak akan mendapatkan pengetahuan lebih banyak. Tempat penitipan anak dapat meningkatkan keterampilan matematika dan membaca pada usia yang sangat dini.

Perkembangan perilaku

Anak-anak yang menghabiskan waktu cukup lama di tempat penitipan cenderung berperilaku agresif dan menuntut. Tapi seiring berjalannya waktu dan berkembangnya sikap anak kebiasaan tersebut akan hilang.

Anak-anak yang dititipkan ke tempat penitipan anak berkualitas biasanya tidak akan berperilaku buruk.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES