Minggu, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 Desember 2018

Minggu, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 Desember 2018

Putri Ustaz Yusuf Mansur Beryukur PayTren Dapat ASR 2018

Jumat 09 Nov 2018 00:07 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Andi Nur Aminah

Anugerah Syariah Republika 2018. Komisaris Utama Mahaka Media Erick Thohir (tengah atas), Menpan RB Syafruddin (kempat kiri), Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (tengah), Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil (kelima kanan), Menteri Pariwisata Arief Yahya (keempat kanan) berfoto bersama seluruh pemenang Anugerah Syariah Republika (ASR) 2018 di Jakarta, Kamis (8/11).

Anugerah Syariah Republika 2018. Komisaris Utama Mahaka Media Erick Thohir (tengah atas), Menpan RB Syafruddin (kempat kiri), Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (tengah), Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil (kelima kanan), Menteri Pariwisata Arief Yahya (keempat kanan) berfoto bersama seluruh pemenang Anugerah Syariah Republika (ASR) 2018 di Jakarta, Kamis (8/11).

Foto: Republika/ Wihdan
PayTren didapuk sebagai perusahaan fintech syariah terbaik di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PayTren dalam kiprahnya sebagai penyelenggara teknologi finansial (fintech) di Indonesia kembali mendapat penghargaan dari Harian Republika. Pengharagaan diberikan saaat acara Anugerah Syariah Republika 2018 yang digelar di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta, Kamis (8/11) malam.

PayTren didapuk sebagai perusahaan fintech syariah terbaik di Indonesia. Dalam acara tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan itu secara simbolis kepada Putri Ustaz Yusuf Mansur, Wirda Salamah Ulya sebagai perwakilan dari PayTren.

"Alhamdulillah di acara Republika kali ini kembali mendapat penghargaan. Sebelumnya tahun 2017 PayTren dapat penghargaan juga diterima langsung oleh Ustadz Yusuf Mansur papa saya," ujar Wirda saat ditemui di sela-sela acara, Kamis (8/11) malam.

Wirda berharap ke depannya PayTren bisa semakin jaya lagi. Karena, menurut dia, satu-satunya perusahaan fintech yang benar-benar syariah di Indonesia sampai saat ini hanyalah PayTren. Apalagi, kata dia, kebanyakan mitra Paytren adalah haji dan mencintai shalawat.

"Harapannya semoga Paytren makin jaya ke depannya, makin semangat, makin sukses," katanya.

Wirda menyebut Paytren ini sementara masih satu-satunya perusahaan fintech yang benar-benar syariah. "Jadi ya menangnya itu karena kita saling doa satu sama lain, selain interaksi sesama mitra," imbuhnya.

Wirda mengungkapkan, ke depannya PayTren akan terus mengembangkan diri sebagai perusahaan syariah dan akan terus melakukan terobosan-terobosan baru. Dalam waktu dekat ini, kata dia, PayTren juga akan meluncurkan pelayanan baru untuk masyarakat.

"Kita //insya Allah bulan November ini tanggal 11 mau launching. Jadi kita Insya Allah kayak punya Bank. Bisa transfer pakai aplikasi kita ke seluruh bank, ke mana aja. Jadi sekarang gak perlu pakai M-Banking lagi, bisa pakai aplikasi Paytren," kata Wirda.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES