Jumat, 7 Zulqaidah 1439 / 20 Juli 2018

Jumat, 7 Zulqaidah 1439 / 20 Juli 2018

CIMB Niaga Syariah Tingkatkan Target KPR

Selasa 17 April 2018 18:16 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Andi Nur Aminah

Nasabah mencari informasi perbankan syariah di booth Bank CIMB Niaga Syariah, Jakarta, Ahad (19/11).

Nasabah mencari informasi perbankan syariah di booth Bank CIMB Niaga Syariah, Jakarta, Ahad (19/11).

Foto: Yasin Habibi/ Republika
CIMB Niaga Syariah berani pasang target pertumbuhan pembiayaan sekitar Rp 8 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Tingginya kebutuhan hunian di DIY menciptakan peluang tersendiri bagi industri penunjang seperti lembaga keuangan. Tak heran, sejumlah perbankan pun mencoba memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan hunian melalui skema kredit pemilikan rumah (KPR).

Di tengah industri keuangan syariah yang mulai kembali bergeliat, Unit Usaha Syariah PT CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) pun mematok target pertumbuhan KPR Syariah sebesar Rp 8 triliun sepanjang tahun ini. Guna memenuhi target itu, perseroan mengadakan KPR Syariah Mini Expo 2018 di University Club Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mulai Selasa (17/4) hingga Jumat (20/4).

Head Of Syariah Consumer Banking and Product CIMB Niaga Syariah, Diah Rahma Paramaiswari mengatakan, saat pangsa pasar industri syariah nasional mulai melejit mencapai 5,8 persen. Sebelumnya, hanya di kisaran lima persen.

Kondisi ini membuat CIMB Niaga Syariah berani memasang target pertumbuhan pembiayaan dari sekitar Rp 6 triliun pada tahun 2017 menjadi Rp 8 triliun di tahun 2018," kata Diah usai pembukaan pameran di University Club UGM, Yogyakarta, Selasa (17/4).

Ia pun menjelaskan industri syariah memiliki potensi untuk berkembang. Produk yang ditawarkan juga kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi, mulai tumbuhnya kesadaran umat Muslim untuk berhijrah dan beralih ke produk syariah.

Karena itu, hingga akhir 2017 total pembiayaan CIMB Niaga Syariah mencapai Rp 16,7 triliun atau tumbuh 63,5 persen dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 10,2 triliun. "KPR Syariah memiliki keunggulan tenor lebih lama dengan uang muka (DP) lebih ringan ketimbang konvensional. Sebagian besar nasabahnya adalah nasabah baru dan kondisi ini memberi dampak poistif bagi sektor komersial di CIMB Niaga Syariah," kata dia.

Selain itu, CIMB Niaga Syariah pun juga menyediakan fasilitas take over KPR dari konvensional menjadi syariah. Menurutnya, penawaran menarik ini juga bisa dimanfaatkan saat pelaksanaan KPR Syariah Mini Expo 2018.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA