Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Ini Cara Republika Berperan Aktif Majukan Keuangan Syariah

Rabu 06 Desember 2017 20:19 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Nur Aini

 Suasana panggung saat akan digelarnya Anugerah Syariah Republika (ASR) 2017 di Jakarta, Rabu (6/12) malam.

Suasana panggung saat akan digelarnya Anugerah Syariah Republika (ASR) 2017 di Jakarta, Rabu (6/12) malam.

Foto: Republika/Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anugerah Syariah Republika (ASR) 2017 yang digelar oleh Republika berlangsung meriah di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (6/12) malam. Lewat acara ini, Republika ingin berperan aktif dalam memajukan industri keuangan di Indonesia.

Anugerah Syariah Republika 2017 dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan, dan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Muliaman D Hadad.

Acara yang dipandu oleh David Chalik dan Intan Erlita tersebut dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Sekitar 400 undangan memenuhi Ballroom Mutiara Hotel JW Marriott. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan grup nasyid Ihaqi yang membawakan lagu-lagu rohani.

Tujuan Republika menggelar ASR 2017 untuk memberikan semangat dan motivasi dalam memajukan pertumbuhan industri keuangan syariah, membuka akses-akses keuangan kepada masyarakat yang selama ini sulit dijangkau, mendukung industri keuangan dalam memperluas pasar dan bisnis mereka, dan membantu pemerintah dalam meningkatkan pemerataan ekonomi.

"Republika ingin berperan aktif sebagai bagian dari masyarakat ekonomi Syariah dalam memajukan industri keuangan syariah di Indonesia," kata Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaedi.

ASR 2017 membagi penghargaan ke dalam sejumlah kategori, yakni kategori perbankan, asuransi, financial technology (fintech), dan tokoh syariah/keuangan syariah. Untuk perbankan dibagi lagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU), aset, dan perbankan daerah dalam hal ini Bank Pembangunan Daerah (BPD).

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA