Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Akuisisi Saham Bank Muamalat Berlangsung Hingga Akhir Tahun

Kamis 28 Sep 2017 21:30 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nidia Zuraya

Aktivitas perbankan di Bank Muamalat, Jakarta, Kamis (28/9).

Aktivitas perbankan di Bank Muamalat, Jakarta, Kamis (28/9).

Foto: Republika/Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Proses akuisisi saham mayoritas PTBank MuamalatIndonesia Tbk oleh PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) diperkirakan akan selesai pada akhir tahun ini.

Direktur Utama Minna Padi Investama Sekuritas, Djoko Joelijanto menjelaskan, sebagai perusahaan yang bergerak di industri keuangan, pihaknya memiliki keinginan untuk berpartisipasi dalam right issue bank syariah pertama Indonesia.

"Kami tertarik untuk membeli saham Bank Muamalat. Prosesnya selesai sekitar akhir tahun," ujar Djoko kepada Republika, Kamis (28/9).

Bank Muamalat menerbitkan sebanyak-banyaknya 80 miliar lembar saham baru melalui penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Skema yang akan dilakukan, Minna Padi akan bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer). 

Sebanyak 80 miliar saham baru yang akan diterbitkan tersebut merepresentasikan porsi kepemilikan saham minimal 51 persen dengan total modal baru yang akan masuk mencapai Rp 4,5 triliun.

Djoko menjelaskan, setelah melakukan penandatanganan perjanjian dengan manajemen Bank Muamalat pada Senin (25/9) lalu, proses selanjutnya yaitu meminta persetujuan pemegang saham Minna Padi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada Oktober mendatang. Setelah itu, pihaknya akan memasukkan dokumen dan berbagai persyaratan yang diperlukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Dari OJK biasanya makan waktu kurang lebih 2 bulan. Lalu ada fit and proper test, paling akhir tahun selesai semuanya," jelas Djoko.

Sementara itu, Direktur Bisnis Ritel sekaligus Pelaksana tugas (plt) Direktur Utama Bank Muamalat, Purnomo B Soetadi berharap masuknya investor baru dapat mendorong kinerja, meningkatkan size bisnis dan mengembangkan usaha Bank Muamalat. 

"Dengan hadirnya Minna Padi sebagai pembeli siaga (standby buyer), maka diharapkan dapat mengembangkan size bisnis dan kinerja Bank Muamalat baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," kata Purnomo. 

 

 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA