Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Koperasi Syariah 212 Tonggak Kemajuan Ekonomi Umat

Jumat 20 Jan 2017 14:48 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agung Sasongko

Ustadz Zaitun Rasmin (ketiga kiri) bersama ketua koperasi syariah Antonio Syafe’i (tengah) memberikan pengarahan kepada Jamaah yang mengisi formulir untuk menjadi anggota koperasi syariah 212 yang diselenggarakan di STEI Tazkia, Bogor, Jawa Barat, Jumat (2

Ustadz Zaitun Rasmin (ketiga kiri) bersama ketua koperasi syariah Antonio Syafe’i (tengah) memberikan pengarahan kepada Jamaah yang mengisi formulir untuk menjadi anggota koperasi syariah 212 yang diselenggarakan di STEI Tazkia, Bogor, Jawa Barat, Jumat (2

Foto: Republika/ Raisan Al Farisi

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Ustaz Zaitun Rasmin berharap Koperasi Syariah 212 menjadi tonggak majunya ekonomi umat.

"Koperasi Syariah 212 diharapkan sebagai tonggak memajukan umat, dengan keuntungan untuk umat Islam dan bangsa Indonesia," kata Zaitun kepada Republika.co.id di STEI Tazkia, Sentul, Bogor, Jum'at (20/1).

Untuk itu, ia meminta umat Islam untuk memperkuat kesabaran, mengingat pasti akan ada tantangan yang menghadang jalannya Koperasi Syariah 212. Zaitun mengingatkan, umat Islam sangat diperbolehkan memberikan saran dan masukan, karena dengan kesabaran umat Islam akan meraih kemenangan.

Sementara, ia berharap Channel 212 bisa menjadi suatu media komunikasi yang efektif di antara Muslim, sehingga senantiasa terjaga dan terpelihara silaturahimnya. Zaitun berpendapat, sarana komunikasi memiliki tingkat kepengingan yang tinggi, mengingat banyaknya hoax dan fitnah yang beredar.

"Melalui ini kita bisa mengatasi hoax dan fitnah kepada umat Islam," ujar Zaitun.

Ketua Umum Wahdah Islmiyah itu turut mendampingi Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir dan Ketua Koperasi Syariah 212 Syafii Antonio, untuk bersama-sama meresmikan Koperasi Syariah 212 dan Channel 212. Sayangnya, ia harus meninggalkan lokasi lebih dulu karena ada tugas khutbah Jum'at di tempat lain.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA