Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Agar Perbankan Syariah Jadi Bank Modern, Ini yang Perlu Dilakukan

Rabu 28 December 2016 08:18 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nidia Zuraya

Perbankan syariah

Perbankan syariah

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Salah satu lembaga keuangan syariah terkemuka di Uni Emirat Arab yakni Emirates Islamic mendorong agar ada inovasi dalam industri keuangan Islam. CEO Emirates Islamic Jamal Bin Ghalaita mengatakan, perbankan saat ini perlu melakukan pendekatan inovatif untuk memenuhi kebutuhan dari nasabah.

"Kami berupaya untuk menciptakan berbagai produk yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan pelanggan," ujar Jamal dilansir dalam CPI Finance, Rabu (28/12).

Jamal berharap, dengan berbagai macam ide dan inovasi yang diciptakan dapat mendorong bank syariah sebagai bank yang modern. Selain itu, nasabah bank syariah juga dapat memanfaatkan aksesibilitas yang mudah dan kenyamanan dalam bertransaksi secara digital. 

"Ini merupakan upaya kami untuk mendukung Dubai menjadi ibukota global dalam ekonomi islam," kata Jamal.

Belum lama ini, Emirates Islamic menyelenggarakan ajang Inovation Day. Dalam acara tersebut, dipamerkan berbagai macam inovasi dan teknologi bagi industri keuangan Islam. Salah satu ide yang ditampilkan yaitu produk Snap Card yang menerapkan teknologi aumented reality untuk meningkatkan pengalaman pelanggan di sektor ritel. 

Kemudian ada juga produk HR Panda yang dapat mengotomatisasi lebih dari 50 persen dari proses rekrutmen bank, dan membantu memilih calon pegawai yang tepat. HR Panda nantinya akan mengidentifikas para calon pegawai bank dengan komunikasi dan soft skill yang dimiliki. 

Emirates Islamic secara konsisten telah menjadi pemimpin dalam inovasi keuangan islam, mulai dari produk dan jasa. Emirates Islamic juga menjadi bank syariah pertama yang meluncurkan aplikasi mobile banking di Uni Emirat Arab.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Ketika Belgia Benamkan Tunisia

Ahad , 24 June 2018, 11:38 WIB