Minggu, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Minggu, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Jelang Ramadhan, Harga Daging Sapi di Purwakarta Melonjak

Rabu 16 Mei 2018 14:31 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Nidia Zuraya

Pedagang melayani pembeli daging sapi di pasar tradisional. ilustrasi (Republika/Wihdan Hidayat)

Pedagang melayani pembeli daging sapi di pasar tradisional. ilustrasi (Republika/Wihdan Hidayat)

Kenaikan harga juga terjadi pada ayam potong

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Sehari menjelang bulan puasa, harga daging sapi dan ayam potong di Kabupaten Purwakarta merangkak naik. Saat ini, harga daging sapi mencapai Rp 130 ribu per kilogram. Sedangkan harga ayam potong mencapai Rp 45 ribu per kilogram.

Tasih Sutarsih (34 tahun) pedagang daging sapi di Pasar Rebo Purwakarta, mengatakan, untuk daging sapi ada kenaikan Rp 20 ribu per kilogram. Karena, harga sebelumnya Rp 110 ribu per kilogram. Kenaikan ini, disebabkan ada peningkatan permintaan.

"Naiknya mulai hari kemarin ini. Kalau kemarin masih normal," ujar Tasih, kepada sejumlah media, Rabu (16/5).

Menurut Tasih, kenaikan ini biasanya tidak lama. Seiring dengan menurunnya permintaan daging. Meski demikian, lanjutnya, untuk stok daging cukup banyak. Namun, yang jadi masalah yaitu harga.

Tumini (36 tahun) warga Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, membenarkan bila harga daging sapi mengalami kenaikan. Harga Rp 130 ribu per kilogram itu, untuk daging sapi dengan kualitas super.

"Kalau yang kualitas jeleknya ada, dan harganya lebih murah dari yang super," ujarnya.

Meskipun harga malah, ibu dua anak ini tetap membeli daging sapi. Karena, akan diolah untuk menjadi teman sahur. Apalagi, ini sahur pertama. Jadi teman makannya harus menarik. Supaya anak-anak bersemangat makan sahurnya.

Sementara itu, Ida Supandi (28 tahun), pedagang ayam di Pasar Rebo Purwakarta, mengatakan, hari ini ada kenaikan harga ayam. Dari sebelumnya Rp 40 ribu, menjadi Rp 45 ribu per kilogram. Jadi, ada kenaikan Rp 5.000 per kilogramnya.

"Naiknya baru hari ini, karena ada peningkatan permintaan," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES