Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

PLN Jateng-DIY Luncurkan Inovasi Layanan Penanganan Gangguan

Rabu 02 Jan 2019 18:47 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Yusuf Assidiq

PLN

PLN

Foto: dokrep
Penanganan gangguan ketenagalistrikan dapat ditangani lebih cepat.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Memasuki tahun 2019, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY meluncurkan inovasi dalam rangka mempercepat penanganan gangguan. Inovasi yang dimaksud berupa dispatcher (petugas khusus) dan web portal pencanangan smart feedeer/Fault Detection Isolation Restoration (FDIR).

"Dengan inovasi ini, penanganan gangguan ketenagalistrikan dapat ditangani lebih cepat," ungkap Manager Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah-DIY, Moses Allo, di Semarang, Rabu (2/1).

Ia mengatakan, kini PLN UID Jawa Tengah-DIY telah memiliki 13 unit dispatcher area serta satu unit dispatcher APD yang telah menerapkan portal pencanangan smart feedeer/FDIR.

"Salah satunya adalah Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Sukoharjo, yang telah memiliki petugas khusus untuk mengoperasikan sistem (dispatcher) di wilayah kerjanya," kata Moses.

Ia juga mengungkapkan, aplikasi web portal dan pencanangan smart feeder, dapat beroperasi secara otomatis mengisolir gangguan dan memulihkan sistem 20 kV.

Aplikasi web portal sangat membantu karyawan PLN untuk memantau sistem ketenagalistrikan secara real-time, di mana saja dan dapat dipantau melalui smartphone masing-masing pegawai PLN.

"Sehingga untuk gangguan ketenagalistrikan sangat dimungkinkan bisa diminimalisir menjadi dua menit saja," katanya.

Karena, jelas dia, dengan aplikasi web portal yang diluncurkan ini petugas juga dapat melihat kondisi beban puncak, daya mampu, pasokan, dan cadangan secara realtime melalui aplikasi di ponsel pintar masing-masing.

Smart feeder juga merupakan upaya untuk menekan angka energy not sales (ENS) serta durasi padam pelanggan yang diaktifkan pada beberapa feeder dengan kriteria tertentu.

Ia mencontohkan pada saat terjadi gangguan di jaringan tegangan menengah (JTM), maka secara otomatis akan mendeteksi dan mengisolasi lokasi daerah terganggu.

Selanjutnya daerah terdampak padam akibat gangguan sesegera mungkin dapat dinormalkan kembali supply energi listriknya.

Sehingga dapat meminimalisir pelanggan padam akibat gangguan JTM dan dengan cepat dapat diketahui lokasi gangguan oleh petugas, yang tentunya juga dapat memepercepat proses penanganan gangguan.

"Sekali lagi, novasi ini disiapkan PLN UID Jawa Tengah-DIY dalam rangka meningkatkan layanannya terhadap pelanggan," tandas Moses.

Plt Manager Komunikasi PLN UID Jawa Tengah-DIY, Haris menambahkan, sebelumnya peluncuran inovasi ini digelar bersamaan dengan kegiatan siaga malam perayaan pergantian tahun 2019, Senin (31/12), di Kantor PLN UP2D Jawa Tengah-DIY, Jalan Gatot Subroto No 5 Semarang.

Peluncuran ini dihadiri oleh General Manager  PLN UID Jawa Tengah-DIY, Agung Nugraha serta jajaran Senior Manager, serta pegawai kantor UID.

"Dalam rangkaian acara siaga malam pergantian tahun 2019 juga dilakukan doa bersama untuk para korban tsunami Banten, serta pemutaran video refleksi 2018," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA