Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

BUMN: Direksi Pertamina Berasal Dari Internal

Jumat 20 April 2018 20:51 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Muhammad Hafil

Jajaran Direksi Pertamina yang Baru. Jumat (20/4).

Jajaran Direksi Pertamina yang Baru. Jumat (20/4).

Foto: Republika/Intan Pratiwi
Ada banyak hal yang harus diselesaikan Pertamina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri dan Media, Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menjelaskan Pertamina memiliki banyak tugas yang harus diselesaikan dalam waktu dekat. Hal ini memaksa Pertamina harus bergerak cepat. Agar bisa bergerak cepat, kata Fajar perlu ada orang orang dalam Pertamina yang memang menjadi leader dalam Pertamina.

"Itu orang dalam semua loh, jadi biar cepat," ujar Fajar di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (20/4).

Fajar menjelaskan memang dalam waktu dekat ini ada banyak hal yang harus diselesaikan pertamina, misalnya saja seperti mengatasi kelangkaan BBM. Selain itu, Pertamina juga harus melakukan recovery dari kasus tumpahan minyak di Balikpapan. Selain itu, Pertamina harus segera menyelesaikan kilang revenery.

"Kondisi yang disampaikan itu nomor satu holding migas, nomor dua kemudian kelangkaan bbm, kemudian kilang, kilang yg belum jadi rdmpnya. Diharapkan itu akan mempercepat," ujar Fajar.

Untuk sementara waktu ini, kata Fajar posisi Direktur Utama akan diisi Pelaksana Tugas. Pelaksana Tugas tersebut kemudian dijabat oleh Nicke Widyawati. Nicke sendiri memang didaulat menjadi ketua tim transisi holding Migas.

Fajar menjelaskan, nantinya Nicke juga yang akan menyelesaikan persoalan Holding Migas seiring dengan persiapan Pertamina juga menyelesaikan tugas tugasnya.

"Karena bu nicke kan tim implementasi holding. Ketua timnya holding kan bu nicke," ujar Fajar.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Jamaah Haji Berwukuf di Arafah

Senin , 20 Agustus 2018, 23:56 WIB