Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

'Pemerintah Harus Percaya kepada Mentan Soal Beras'

Sabtu 13 January 2018 16:23 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Nidia Zuraya

Stok Beras Nasional. Pekerja memindahkan beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Rabu (13/12).

Stok Beras Nasional. Pekerja memindahkan beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Rabu (13/12).

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Mantan Menteri Pertanian Kabinet Gotong Royong di Era Pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri, Bungaran Saragih mengatakan, pemerintah harus percaya sepenuhnya kepada Menteri Pertanian (Mentan) terkait produksi beras. Hal tersebut ia ungkapkan terkait rencana pemerintah yang akan melakukan impor beras sebesar 500 ribu ton.

Bungaran meminta seluruh komponen Kementerian Pertanian (Kementan) agar bersungguh-sungguh bekerja, mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan. Sebab, ia mengatakan, hal tersebut bukan hal yang gampang dan merupakan tugas berat serta penuh tantangan.

Terkait rencana pemerintah impor beras yang akan mengimpor beras sebesar 500 ton, ia meminta agar pemerintah mempertimbangakan hal tersebut.

"Mentan sudah bekerja keras, ini terbukti tidak ada impor selama 3 tahun, saya juga ikuti terus aktivitas Mentan, sungguh luar biasa, hargai kerja keras petani," kata Bungaran seperti siaran pers yang diterima Republika, Jakarta, Sabtu (13/1).

Ia melihat, saat ini Indonesia tidak perlu impor beras, sebab dalam waktu yang tidak begitu lama Indonesia akan memasuki masa panen raya. "Akhir Januari hingga Maret kedepan kita akan panen raya, untuk apa dan untuk siapa impor, " tambahnya.

Menurutnya, maayarakat maupun pemerintah harus mempercayai Mentan yang bertanggungjawab pada produksi padi dan petani. "Bila ingin impor sebaiknya, kita tanya Mentan bila Mentan mengatakan bahwa produksi cukup kenapa harus impor," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES