Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

INSA Ogah Terima BBM Bersubsidi

Kamis 29 March 2012 16:33 WIB

Rep: Dwi Murdaningsih/ Red: Dewi Mardiani

Sejumlah buruh angkut melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (12/2). (Republika/Prayogi)

Sejumlah buruh angkut melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (12/2). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan pengusaha perusahaan pelayaran niaga nasional Indonesia (INSA) meminta pemberian BBM bersubsidi yang selama ini diberikan kepada anggotanya dicabut. Komite Tetap Angkutan Laut Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Carmelita Hartoto, yang juga ketua INSA, mengungkapkan asosiasinya tidak lagi membutuhkan subsidi untuk BBM.

"Namun, alokasi BBM bersubsidi untukk apal angkutan umum penumpang, pelayaran perintis, dan pelayaran rakyat dan ASDP masih diperlukan," katanya di Jakarta, Kamis (29/3). Jika subsisi untuk INSA dicabut, menurut Carmelita, pemerintah bisa menghemat hingga Rp 750 miliar.

Penghematan itu diharapkan bisa dialokasikan untuk realisai proyek-proyek infrastuktur pelabuhan, pendalaman alur pelayaran, dan kolam serta pengembangan industri galangan. INSA telah mengajukan surat kepada menteri ESDM agar mencabut subsidi yang selama ini diberikan. Namun, pemerintah menolak usulan tersebut. “Kita sudah mengajukan lagi ke kementrian perhubungan, nanti mungkin akan direvisi,” ujar dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Operasi Pasar Telur Ayam 100 Ton

Kamis , 19 July 2018, 17:23 WIB